فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Maka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku!
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِfa-kayfa kaana 'adzaabii wa-nudzurimaka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku
Terjemahan per kata (4 kata)
- فَكَيْفَfa-kayfamaka bagaimana
- كَانَkaanaadalah
- عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
- وَنُذُرِwa-nudzuridan peringatan-peringatan-Ku
Inti bacaan
Pengulangan seruan retoris pada konteks 'Ad: 'betapa (dahsyat) azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku', refrein yang sama menegaskan pola konsisten antar-kisah, memperkuat pesan melalui repetisi yang disengaja alih-alih variasi kata demi variasi semata.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(dahsyat)' tidak dipakai, konsisten dengan 54:16/54:18.
Tafsiran
Ayat ini menutup kisah Tsamud dengan seruan retoris yang sama seperti 'Ad.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan azab dengan peringatan. Yang menimpa. Dan yang mendahuluinya.
- Peringatannya disebut jamak, azabnya tunggal. Banyak kali diingatkan. Sekali dijatuhkan.
- Kalimat ini menutup kisah Tsamud, sama seperti kisah sebelumnya. Allah memakai bunyi yang sama. Kaumnya berganti.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-y-f, k-w-n, '-dz-b, n-dz-r): adhaabii wa nudhur diterjemahkan 'azab & peringatan-Ku' (akar '-dz-b + akar n-dz-r). gloss '(dahsyatnya)' dilaraskan.