فَقَالُوا أَبَشَرًا مِنَّا وَاحِدًا نَتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ
maka mereka berkata, “Apakah seorang manusia dari kita, satu orang, yang akan kita ikuti? Sesungguhnya jika begitu, kita benar-benar dalam kesesatan dan kegilaan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَقَالُواfa-qaaluumaka, mereka berkata
- أَبَشَرًا مِنَّا وَاحِدًا نَتَّبِعُهُa-basyaran minnaa waahidan nattabi'uhuapakah seorang manusia dari kita, satu orang, yang akan kita ikuti
- إِنَّا إِذًا لَفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍinnaa idzan la-fii dhalaalin wa-su'urinsesungguhnya jika begitu, kita benar-benar dalam kesesatan dan kegilaan
Terjemahan per kata (10 kata)
- فَقَالُواfa-qaaluulalu mereka berkata
- أَبَشَرًاa-basyaranapakah seorang manusia
- مِنَّاminnaadari kami
- وَاحِدًاwaahidansatu
- نَتَّبِعُهُnattabi'uhukami mengikutinya
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- إِذًاidzanjika demikian
- لَفِيla-fiibenar-benar dalam
- ضَلَالٍdhalaalinkesesatan
- وَسُعُرٍwa-su'urindan kegilaan
Inti bacaan
Keberatan berbasis status sosial: 'apakah seorang manusia dari kita, satu orang, yang akan kita ikuti? Kita benar-benar dalam kesesatan dan kegilaan', penolakan berdasarkan asumsi bahwa kebenaran mustahil datang dari individu biasa yang setara secara sosial, prasangka status yang menghalangi penilaian objektif atas isi pesan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kalangan)' tidak dipakai: 'minnaa' (dari kita) sudah lengkap tanpa kata tambahan. Kutipan dibuka di sini, menyambung ke 54:25.
Tafsiran
Ayat ini mengutip keberatan kaum Tsamud: enggan mengikuti rasul yang berasal dari kalangan mereka sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam keberatan mereka soal kesetaraan: seorang manusia dari kita. Bukan soal pesannya. Yang menghalangi bahwa ia sama seperti mereka.
- Mereka menambahkan satu orang. Sendirian. Kesendiriannya dipakai sebagai keberatan kedua, seolah kebenaran perlu jumlah.
- Allah merekam mereka menyebut kesesatan dan kegilaan. Dua kata. Yang mereka bayangkan bukan cuma keliru, melainkan kehilangan akal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, b-sh-r, w-h-d, t-b-', d-l-l, s-'-r): a-basharan minnaa waahidan nattabi'uhu diterjemahkan 'apakah seorang manusia dari kita yang akan kita ikuti' (akar b-sh-r + akar t-b-', keberatan 'hanya-manusia', cf. 14:10, 23:34); dalaal wa su'ur diterjemahkan 'kesesatan & kegilaan' (akar d-l-l 78 + akar s-'-r). Selaras.