فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

Maka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku!

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِfa-kayfa kaana 'adzaabii wa-nudzurimaka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. فَكَيْفَfa-kayfamaka bagaimana
  2. كَانَkaanaadalah
  3. عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
  4. وَنُذُرِwa-nudzuridan peringatan-peringatan-Ku

Inti bacaan

Refrein retoris pada konteks Tsamud: 'betapa (dahsyat) azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku', pengulangan yang sama menegaskan konsistensi konsekuensi terlepas dari identitas kaum yang melanggar.

Penjelasan pilihan kata

Tidak ada tambahan kurung untuk ayat ini, konsisten dengan 54:16/54:18/54:21.

Tafsiran

Ayat ini menutup kisah Tsamud dengan seruan retoris yang sama, menegaskan kepastian azab bagi pelanggaran mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah mengulang seruan yang sama untuk kaum yang berbeda. Kaumnya berganti. Serunya tidak.
  • Ini kemunculan keempat sekaligus penghabisan di surah ini. Sesudahnya tidak dipakai lagi. Deretannya berhenti di sini.
  • Nadanya seruan, bukan keterangan. Allah membiarkannya menggantung. Betapa, lalu titik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-y-f, k-w-n, '-dz-b, n-dz-r): adhaabii wa nudhur diterjemahkan 'azab & peringatan-Ku' (akar '-dz-b + akar n-dz-r, refrein). gloss '(dahsyatnya)' dilaraskan.