إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ ۖ نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ

Sesungguhnya Kami mengirim atas mereka badai batu, kecuali keluarga Lut; Kami selamatkan mereka pada waktu sebelum fajar,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًاinnaa arsalnaa 'alayhim haashibansesungguhnya Kami mengirim atas mereka badai batu
  2. إِلَّا آلَ لُوطٍillaa aala luuthinkecuali keluarga Lut
  3. نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍnajjaynaahum bi-saharinKami selamatkan mereka pada waktu sebelum fajar

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
  3. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  4. حَاصِبًاhaashibanbadai kerikil
  5. إِلَّاillaakecuali
  6. آلَaalakeluarga
  7. لُوطٍluuthinLut
  8. نَجَّيْنَاهُمْnajjaynaahumKami menyelamatkan mereka
  9. بِسَحَرٍbi-saharindi waktu sahur

Inti bacaan

Azab dan penyelamatan berdampingan. Haashib tercatat 4 kali, selalu sesudah kata kerja arsala. Sahar sebagai waktu tercatat di 3 ayat, dua lainnya waktu istighfar (3:17, 51:18). Doa Lut di 26:169 dijawab dengan kata kerja yang sama di 26:170.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا, innaa arsalnaa 'alayhim haashiban) yang berarti "sesungguhnya Kami mengirim atas mereka badai batu". Tiga kata pertamanya sama dengan pembuka 54:31, dan susunan itu sudah dibahas di sana. Kata haashib berakar ح-ص-ب, akar yang tercatat di 5 ayat. Kata haashib sendiri muncul di 4 ayat, yaitu 17:68, 29:40, 54:34, dan 67:17, dan di keempatnya kata itu menjadi sasaran kata kerja mengirim. Di 21:98 akar yang sama menunjuk bahan bakar, (حَصَبُ جَهَنَّمَ, hashabu jahannama) yang berarti "bahan bakar Jahanam".

Di 17:68 dan 67:17 haashib muncul dalam pertanyaan kepada pembaca, misalnya (أَنْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا, an yursila 'alaykum haashiban) yang berarti "bahwa Dia akan mengirimkan kepada kalian badai batu" (67:17). Terjemahan 17:68 memakai "badai kerikil". Di surah lain azab kaum Lut digambarkan sebagai hujan batu, (وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ, wa-amtharnaa 'alayhaa hijaaratan min sijjiilin) yang berarti "dan Kami menghujani mereka dengan batu-batu dari tanah liat yang dibakar" (11:82), dan di 51:33 batu-batu dari tanah liat.

Pengecualian di ayat ini berbunyi (إِلَّا آلَ لُوطٍ, illaa aala luuthin) yang berarti "kecuali keluarga Lut". Susunan aala luuthin tercatat di 4 ayat, yaitu 15:59, 15:61, 27:56, dan 54:34, dan illaa aala luuthin di 2 ayat, 15:59 dan ayat ini. Di 15:59-60 pengecualian itu punya pengecualian sendiri, (إِلَّا امْرَأَتَهُ, illaa mra'atahu) yang berarti "kecuali istrinya" (15:60). Ayat ini tidak menyebut istri itu, dan 7:83 serta 29:32 menyebutnya termasuk orang-orang yang tertinggal.

Kalimat terakhir berbunyi (نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ, najjaynaahum bi-saharin) yang berarti "Kami selamatkan mereka pada waktu sebelum fajar". Kata kerja najjaynaa tercatat di 31 ayat. Kata sahar dalam arti waktu tercatat di 3 ayat. Selain di sini, bentuk jamaknya muncul di 3:17 dan 51:18, (وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ, wa-bi-l-ashaari hum yastaghfiruuna) yang berarti "dan pada akhir malam mereka memohon ampunan". Akar س-ح-ر tercatat di 59 ayat, dan di 56 ayat lainnya akar itu berkaitan dengan sihir, termasuk di 54:2.

Dalam kisah Lut di seluruh Al-Qur'an, akar ن-ج-و yang menjadi asal najjaynaa tercatat di 11 ayat. Di 21:71 Lut diselamatkan bersama Ibrahim ke tanah yang diberkahi, dan di 21:74 dia diselamatkan dari negeri yang mengerjakan perbuatan keji. Di 26:169 Lut sendiri memohon (رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ, rabbi najjinii wa-ahlii mimmaa ya'maluuna) yang berarti "Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat", dan ayat sesudahnya, (فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ, fa-najjaynaahu wa-ahlahu ajma'iina) yang berarti "maka Kami selamatkan dia dan seluruh keluarganya" (26:170), memakai kata kerja yang sama dengan permohonannya.

Tafsiran

Ayat ini menyebut azab dan penyelamatan dalam satu kalimat. Di surah ini penyelamatan pihak utusan disebut dua kali, untuk Nuh yang diangkut di atas bahtera (54:13) dan untuk keluarga Lut di ayat ini. Dalam kisah Ad dan Tsamud di surah ini penyelamatan itu tidak diceritakan, walaupun 11:58 dan 11:66 menyebut Hud dan Saleh diselamatkan bersama orang-orang yang beriman.

Waktu penyelamatan dan waktu azab disebut terpisah. Keluarga Lut diselamatkan pada waktu sahar, dan di 54:38 azab menimpa kaumnya pada pagi hari. Di 11:81 para utusan memerintahkan Lut pergi bersama keluarganya pada sebagian malam, lalu berkata (إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ, inna maw'idahumu sh-shubhu) yang berarti "sesungguhnya waktu mereka yang dijanjikan tiba pada subuh". Penyelamatan mendahului azab, dan jarak di antara keduanya tidak lebih dari sisa malam itu.

Pengecualian di ayat ini memisahkan keluarga Lut dari kaumnya dengan satu kata, illaa. Di 29:32 Ibrahim menyebut bahwa Lut ada di negeri itu, dan para utusan menjawab (نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَنْ فِيهَا, nahnu a'lamu bi-man fiihaa) yang berarti "kami lebih mengetahui siapa yang ada di negeri itu". Azab yang menimpa seluruh negeri tidak mengenai orang-orang yang sudah dipisahkan, dan pemisahan itu dikerjakan sebelum azab turun.

Renungan dan Hikmah

  • Keluarga Lut diselamatkan, dan istrinya tidak termasuk (15:60). Di 66:10 istri Nuh dan istri Lut dijadikan perumpamaan bagi orang-orang yang kufur. Keduanya hidup di bawah dua hamba Allah yang saleh, dan kedekatan itu tidak menolong mereka sedikit pun dari Allah. Hubungan keluarga dengan orang saleh tidak menggantikan pilihan pribadi. Setiap orang dinilai dari jalannya sendiri, dan tinggal serumah dengan seorang utusan tidak mengubah ketentuan itu. Apa yang selama ini diandalkan dari kedekatan dengan orang baik, sementara pilihan sendiri belum ditata?
  • Keluarga Lut diselamatkan pada waktu sahar, waktu yang di 3:17 dan 51:18 disebut sebagai saat orang-orang bertakwa memohon ampunan kepada Allah. Akhir malam sunyi, dan sebagian besar orang tertidur. Waktu yang sama menjadi waktu penyelamatan bagi satu keluarga dan waktu memohon ampunan bagi hamba-hamba yang lain. Dalam kesibukan siang, akhir malam sering terlewat begitu saja. Adakah bagian dari malam yang disisihkan untuk memohon ampunan kepada-Nya?
  • Badai batu yang menimpa kaum Lut disebut lagi dalam pertanyaan kepada pembaca, (أَمْ أَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ, am amintum man fii s-samaa'i) yang berarti "atau, apakah kalian merasa aman dari Dia yang di langit" (67:17). Kisah itu tidak dibiarkan menjadi cerita tentang orang lain. Rasa aman yang tumbuh karena hidup berjalan lancar dapat membuat orang lupa bahwa ketetapan Allah dapat datang dari arah yang tidak diduga. Rasa aman macam apa yang hari ini membuat peringatan-Nya terasa jauh?
  • Di 11:81 Lut diperintahkan pergi bersama keluarganya pada sebagian malam, dengan pesan (وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ, wa-laa yaltafit minkum ahadun) yang berarti "dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh". Meninggalkan keburukan menuntut kesediaan untuk tidak menoleh kepada apa yang ditinggalkan. Hati yang masih menoleh sering menarik kaki untuk kembali, dan istri Lut disebut sebagai pengecualian dalam kalimat yang sama. Keburukan apa yang sudah ditinggalkan tetapi masih sering ditoleh dengan rindu?
  • Ibrahim khawatir tentang Lut yang tinggal di negeri itu, dan jawabannya (29:32) memperlihatkan bahwa Allah mengetahui siapa yang ada di dalamnya. Orang-orang yang taat dipisahkan sebelum azab turun. Kekhawatiran tentang nasib orang baik di tengah lingkungan yang buruk wajar, dan jawaban itu menenangkan tanpa meniadakan kewajiban untuk menjaga diri. Siapa yang hari ini sedang dikhawatirkan, dan sudahkah dia dititipkan kepada Allah dalam doa?
  • Ketika kaumnya mendesak, para utusan berkata kepada Lut bahwa (لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ, lan yashiluu ilayka) yang berarti "mereka tidak akan sampai kepadamu" (11:81). Lut sudah merasa terkepung, dan perlindungan Allah telah hadir di rumahnya dalam rupa tamu yang belum dia kenali. Pertolongan dapat hadir sebelum disadari, dan Lut baru mengetahui siapa tamunya ketika keadaan sudah genting. Dalam keadaan terdesak, adakah perlindungan Allah yang sudah dekat tetapi belum dikenali?