نِعْمَةً مِنْ عِنْدِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَنْ شَكَرَ
sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- نِعْمَةً مِنْ عِنْدِنَاni'matan min indinaasebagai nikmat dari Kami
- كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَنْ شَكَرَka-dzaalika najzii man shakarademikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bersyukur'; profil verba terjemahan lain 42/42 seragam). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).
Aplikasi
Prinsip resiprositas ilahi: 'sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur', keselamatan keluarga Lut secara eksplisit dikaitkan dengan sikap syukur, menegaskan bahwa rasa terima kasih bukan formalitas melainkan orientasi hidup yang berkonsekuensi nyata.