وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَنْ ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

Dan sungguh, mereka telah membujuknya mengenai tamunya, lalu Kami butakan mata mereka; maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku!

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَنْ ضَيْفِهِwa-la-qad raawaduuhu 'an dhayfihidan sungguh, mereka telah membujuknya mengenai tamunya
  2. فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْfa-thamasnaa a'yunahumlalu Kami butakan mata mereka
  3. فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِfa-dzuuquu 'adzaabii wa-nudzurimaka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. رَاوَدُوهُraawaduuhumereka membujuknya
  3. عَنْ'andari
  4. ضَيْفِهِdhayfihitamunya
  5. فَطَمَسْنَاfa-thamasnaamaka Kami menghapus
  6. أَعْيُنَهُمْa'yunahummata mereka
  7. فَذُوقُواfa-dzuuquumaka rasakanlah kalian
  8. عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
  9. وَنُذُرِwa-nudzuridan peringatan-peringatan-Ku

Inti bacaan

Kejahatan spesifik yang memicu konsekuensi langsung: 'mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya, lalu Kami butakan mata mereka', pelanggaran terhadap kehormatan tamu yang seharusnya dilindungi menjadi titik krisis yang berujung konsekuensi fisik langsung, penegasan pentingnya melindungi mereka yang berada dalam posisi rentan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(agar menyerahkan)' tidak dipakai: preposisi 'an' pada 'raawaduuhu an dayfihi' diterjemahkan langsung 'mengenai', tanpa penjelasan tujuan tambahan yang tidak tertulis eksplisit di Arab.

Tafsiran

Ayat ini mencatat pelanggaran nyata kaum Lut: mencoba mencelakai tamu-tamu Lut hingga dibutakan sebagai balasan langsung.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia membutakan mata mereka. Bukan menghalangi tangan. Yang dicabut kemampuan melihat sasaran, dan itu cukup menghentikan mereka.
  • Kata yang dipakai membujuk. Bukan memaksa. Yang datang lebih dahulu bujukan, dan penolakannya yang membuat mereka meningkat.
  • Allah menyuruh merasakan azab-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. Dua-duanya. Yang diabaikan sebelumnya disebut kembali bersama akibatnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-w-d, d-y-f, t-m-s, '-y-n, dz-w-q, '-dz-b, n-dz-r): raawaduuhu an dayfihi diterjemahkan 'membujuknya (agar menyerahkan) tamunya' (akar r-w-d + akar d-y-f); tamasnaa a'yunahum diterjemahkan 'membutakan mata mereka' (akar t-m-s + akar '-y-n); dhuuquu diterjemahkan 'rasakanlah' (akar dz-w-q). gloss '(berkali-kali)/(kepada mereka)' dibuang.