فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

Maka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku!

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِfa-dzuuquu 'adzaabii wa-nudzurimaka, rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku

Terjemahan per kata (3 kata)

  1. فَذُوقُواfa-dzuuquumaka rasakanlah kalian
  2. عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
  3. وَنُذُرِwa-nudzuridan peringatan-peringatan-Ku

Inti bacaan

Pengulangan seruan langsung: 'rasakanlah azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku', penekanan kedua kalinya pada konteks kaum Lut, mempertegas bahwa peringatan yang diabaikan berulang kali pada akhirnya berujung pada konsekuensi yang tak terelakkan.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan ulang seruan azab, kini sebagai penutup kisah kaum Lut.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai bentuk perintah, bukan keterangan. Rasakanlah. Bukan mereka merasakan.
  • Azab dan peringatan disebut berdampingan. Yang menimpa. Dan yang mendahuluinya.
  • Seruan ini dipakai Allah lagi di surah yang sama. Kaumnya berganti. Bunyinya tetap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-w-q, '-dz-b, n-dz-r): dhuuquu adhaabii wa nudhur diterjemahkan 'rasakanlah azab & peringatan-Ku' (akar dz-w-q + akar '-dz-b + akar n-dz-r). Selaras.