وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ
Dan sungguh, peringatan-peringatan telah datang kepada keluarga Firaun,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُwa-la-qad jaa'a aala fir'awna n-nudzurudan sungguh, peringatan-peringatan telah datang kepada keluarga Firaun
Terjemahan per kata (5 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- جَاءَjaa'adatang
- آلَaalakeluarga
- فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
- النُّذُرُn-nudzuruperingatan-peringatan
Inti bacaan
Kisah kelima dibuka dengan kedatangan, berbeda dari empat pembuka sebelumnya yang memakai kadzdzabat. An-nudzur menjadi pelaku seperti di 54:5, tempat peringatan disebut tidak mencukupkan. Sebutan aal mencakup kerabat dan pendukung, dan 40:28 mencatat seorang beriman dari lingkaran itu.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini berbunyi (وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ, wa-la-qad jaa'a aala fir'awna n-nudzuru) yang berarti "dan sungguh, peringatan-peringatan telah datang kepada keluarga Firaun". Susunannya menempatkan sasaran sebelum pelaku. Kata kerja jaa'a, "telah datang", langsung disusul aala fir'awna, orang-orang yang didatangi, dan pelakunya, an-nudzuru, berada di akhir. Susunan serupa tercatat di 35:37, (وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ, wa-jaa'akumu n-nadziiru) yang berarti "dan telah datang kepada kalian pemberi peringatan", yang diucapkan kepada penghuni neraka yang memohon dikeluarkan.
Kata nudzur tercatat di 11 ayat surah ini. Di 6 ayat kata itu disandingkan dengan azab dalam susunan 'adzaabii wa-nudzuri, "azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku" (54:16, 18, 21, 30, 37, 39), dan di 3 ayat kata itu menjadi sesuatu yang didustakan atau dibantah (54:23, 33, 36). Di 2 ayat kata itu menjadi pelaku sebuah kata kerja. Ayat pertama di pembukaan surah, (فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ, fa-maa tughni n-nudzuru) yang berarti "tetapi peringatan-peringatan tidak mencukupkan" (54:5), dan ayat kedua di sini. Di awal surah peringatan-peringatan disebut tidak mencukupkan, dan di kisah terakhir peringatan-peringatan itu disebut datang.
Sebutan (آلَ فِرْعَوْنَ, aala fir'awna) tercatat di 13 ayat. Kata aal dipakai juga di surah ini untuk keluarga Lut yang diselamatkan, (إِلَّا آلَ لُوطٍ, illaa aala luuthin) yang berarti "kecuali keluarga Lut" (54:34). Terjemahan di situs ini memakai "keluarga" di ayat ini dan "pengikut" di 8:52 dan 8:54, sebab kata aal mencakup orang-orang di sekitar seseorang, kerabat maupun pendukungnya. Di 40:28 tercatat (رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ, rajulun mu'minun min aali fir'awna) yang berarti "seorang lelaki beriman dari keluarga Firaun", sehingga lingkaran Firaun pun tidak seluruhnya sama.
Pemberi peringatan kepada keluarga Firaun tidak disebut namanya di surah ini, dan nama Musa tidak muncul di satu ayat pun dari surah 54. Di surah lain Musa dan Harun diutus bersama, (إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ, innaa rasuulaa rabbika) yang berarti "sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu" (20:47), dan di 17:101 Musa diberi (تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ, tis'a aayaatin bayyinaatin) yang berarti "sembilan tanda yang jelas". Di surah ini utusan dan tanda-tanda itu tercakup dalam satu sebutan, an-nudzur.
Di surah lain keluarga Firaun tercatat menerima peringatan dalam bentuk lain sebelum azab. Di 7:130 Allah berfirman (وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ, wa-la-qad akhadznaa aala fir'awna bi-s-siniina) yang berarti "dan sungguh Kami timpakan kepada keluarga Firaun paceklik bertahun-tahun", lalu menyebut tujuannya, agar mereka mengambil pelajaran. Kesulitan itu termasuk peringatan yang datang kepada mereka sebelum timpaan terakhir.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah kelima dan terakhir dengan cara yang berbeda dari empat kisah sebelumnya. Kisah Nuh (54:9), Ad (54:18), Tsamud (54:23), dan kaum Lut (54:33) dibuka dengan pendustaan, dan kisah keluarga Firaun dibuka dengan kedatangan. Dengan menjadikan peringatan sebagai pelaku, ayat ini menempatkan peringatan sebagai pihak yang bergerak menuju orang-orang yang diperingatkan. Keluarga Firaun tidak mencari peringatan itu, dan peringatan itu yang mendatangi mereka.
Kisah ini juga yang terpendek di surah ini, dua ayat saja (54:41-42), tanpa nama utusan dan tanpa percakapan. Kisah Firaun diceritakan panjang di surah-surah lain, dan surah ini menyebut dua hal yang cukup untuk pelajarannya, peringatan yang datang dan tanda-tanda yang didustakan. Ringkasnya kisah ini menandai peralihan. Sesudah kisah ini tidak ada lagi kalimat tentang Al-Qur'an yang dimudahkan, dan surah ini berpaling kepada orang-orang yang diajak bicara (54:43).
Kaitan dengan 54:5 memberi bingkai bagi seluruh rangkaian kisah. Di awal surah peringatan-peringatan disebut tidak mencukupkan bagi orang-orang yang berpaling, dan lima kisah sesudahnya memperlihatkan hal itu satu per satu. Kisah kelima dibuka dengan kata yang sama dalam kedudukan yang sama, sehingga pembaca kembali ke pernyataan awal dengan contoh yang sudah lengkap.
Renungan dan Hikmah
- Peringatan datang kepada keluarga Firaun tanpa mereka minta. Allah mengirim peringatan kepada orang yang tidak mencarinya, termasuk penghuni istana yang merasa tidak membutuhkannya. Peringatan dapat datang lewat kata-kata seorang utusan, lewat paceklik (7:130), atau lewat kejadian yang mengusik rasa aman. Kedatangannya tidak menunggu kesiapan orang yang didatangi. Peringatan apa yang akhir-akhir ini datang tanpa diminta, dan apakah sudah diterima sebagai kiriman dari-Nya?
- Kata aal mencakup orang-orang di sekitar Firaun, kerabat maupun pendukungnya, dan peringatan datang kepada mereka semua. Orang yang berada di lingkaran kekuasaan mudah merasa bahwa tanggung jawab berada di pundak pemimpinnya saja. Ayat ini menyebut keluarga Firaun sebagai penerima peringatan, dan 54:42 menyebut mereka mendustakan semua tanda. Lingkaran mana yang sedang diikuti, dan apakah keikutsertaan itu dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah?
- Di 40:28 seorang lelaki beriman dari keluarga Firaun membela utusan Allah di hadapan kaumnya. Lelaki itu berbicara dari dalam lingkaran yang sama dengan orang-orang yang mendustakan. Ayat itu menyebut dirinya menyembunyikan iman, dan pada saat yang menentukan dirinya tetap berbicara. Keberanian seperti itu lebih berat daripada keberanian di tengah kawan yang sepaham, sebab taruhannya kedudukan dan keselamatan. Di lingkungan mana kebenaran perlu dibela oleh orang dari dalam, dan apakah suara itu masih berani diucapkan?
- Nama Musa tidak disebut di surah ini. Pelajaran kisah Firaun di sini bertumpu pada peringatan yang datang dan tanda-tanda yang didustakan, tanpa menyebut siapa pembawanya. Orang sering menilai sebuah nasihat dari siapa yang menyampaikannya, lalu menolak isinya karena tidak menyukai pembawanya. Peringatan dari Allah tetap peringatan, siapa pun yang membawanya. Nasihat mana yang pernah ditolak karena pembawanya, padahal isinya benar?
- Di 7:130 keluarga Firaun ditimpa paceklik bertahun-tahun agar mereka mengambil pelajaran. Kesulitan itu datang sebelum timpaan terakhir dan berfungsi sebagai peringatan. Kekurangan dalam hidup dapat dibaca sebagai beban semata atau sebagai pesan dari Allah yang mengajak berpikir ulang. Kesulitan yang sama menimpa banyak orang, dan tidak semua membacanya sebagai peringatan. Kekurangan apa yang sedang dialami, dan pesan apa dari-Nya yang mungkin tersimpan di dalamnya?
- Surah ini dibuka dengan pernyataan bahwa peringatan-peringatan tidak mencukupkan (54:5), dan kisah kelima dibuka dengan peringatan yang datang. Peringatan tidak kurang jumlahnya; yang kurang kesediaan untuk menerimanya, dan Allah tetap mengirimkan peringatan-Nya kepada mereka. Keluarga Firaun menerima peringatan dalam bentuk sembilan tanda yang jelas (17:101), dan tetap berpaling. Seberapa banyak peringatan dari Allah yang dibutuhkan sebelum sebuah hati mau berubah?