إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ

Sesungguhnya para pendosa berada dalam kesesatan dan kegilaan.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍinna l-mujrimiina fii dhalaalin wa-su'urinsesungguhnya para pendosa berada dalam kesesatan dan kegilaan

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الْمُجْرِمِينَl-mujrimiinapara pendosa
  3. فِيfiidi dalam
  4. ضَلَالٍdhalaalinkesesatan
  5. وَسُعُرٍwa-su'urindan kegilaan

Inti bacaan

Diagnosis kondisi pendosa: 'sesungguhnya para pendosa berada dalam kesesatan dan kegilaan', penilaian bahwa perilaku melanggar batas bukan sekadar pilihan netral, melainkan kondisi yang sudah tergolong menyimpang dari kewarasan penilaian yang sehat.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan keadaan sesungguhnya para pendosa, bukan kemenangan, melainkan kesesatan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut keadaan mereka dua kata. Kesesatan. Dan kegilaan.
  • Yang dinilai bukan pilihannya, melainkan kewarasannya. Bukan pilihan netral. Sudah menyimpang dari akal sehat.
  • Kalimat ini menyusul klaim mereka pasti menang. Allah menjawabnya. Yang merasa menang disebut tersesat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-r-m, d-l-l, s-'-r): mujrimiin diterjemahkan 'para pendosa' (akar j-r-m); dalaal wa su'ur diterjemahkan 'kesesatan & kegilaan (nyala api)' (akar d-l-l 78 + akar s-'-r). gloss '(neraka)/(yang menyala-nyala)' dilaraskan.