إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍinnaa kulla syay'in khalaqnaahu bi-qadarinsesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. كُلَّkullasetiap
  3. شَيْءٍsyay'insesuatu
  4. خَلَقْنَاهُkhalaqnaahuKami menciptakannya
  5. بِقَدَرٍbi-qadarindengan ukuran

Inti bacaan

Prinsip teologis fundamental: 'sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran', pengakuan bahwa seluruh eksistensi beroperasi dalam kerangka terukur dan proporsional, bukan kekacauan acak, dasar bagi penerimaan bahwa hidup memiliki struktur yang bisa dipahami meski tidak selalu terlihat jelas.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh ciptaan tunduk pada ukuran dan ketetapan yang pasti, termasuk nasib para pendosa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ukuran, bukan kehendak semata. Bukan asal jadi. Ada takarannya.
  • Kalimat ini ditaruh sesudah ancaman kepada pendosa. Nasib mereka pun terukur. Bukan amarah yang lepas.
  • Cakupannya disebut Allah segala sesuatu, tanpa kecuali. Yang besar dan yang kecil. Semuanya bertakaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.