وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ

Perintah Kami hanyalah sekali saja seperti kejapan mata.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌwa-maa amrunaa illaa waahidatunperintah Kami hanyalah sekali saja
  2. كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِka-lamhin bi-l-bashariseperti kejapan mata

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. أَمْرُنَاamrunaaperintah Kami
  3. إِلَّاillaakecuali
  4. وَاحِدَةٌwaahidatunsatu
  5. كَلَمْحٍka-lamhinseperti kedipan
  6. بِالْبَصَرِbi-l-basharidengan penglihatan

Inti bacaan

Kecepatan mutlak kehendak ilahi: 'perintah Kami hanyalah sekali saja seperti kejapan mata', pengingat bahwa perubahan besar bisa terjadi dalam sekejap, dorongan untuk tidak menunda kesiapan diri dengan asumsi masih ada banyak waktu.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(ketika menghendaki sesuatu)' dan '(dengan perkataan)' tidak dipakai: kedua frasa itu tidak tertulis di teks Arab ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kecepatan mutlak kehendak Allah: seketika seperti kejapan mata, tanpa proses berlarut.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membandingkan perintah-Nya dengan kejapan mata. Bukan dengan kilat. Yang dipilih gerak paling akrab.
  • Yang ditekankan sekali, bukan cepat saja. Tidak diulang. Tidak bertahap.
  • Perbandingan itu dipakai Allah untuk sesuatu yang tak terbayangkan. Yang tak terbayangkan dijelaskan dengan yang sehari-hari. Jembatannya dibuat sederhana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.