وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ
dan bintang serta pepohonan tunduk sujud,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُwa-n-najmu wa-sy-syajarudan bintang serta pepohonan
- يَسْجُدَانِyasjudaanitunduk sujud
Terjemahan per kata (3 kata)
- وَالنَّجْمُwa-n-najmudan tumbuhan
- وَالشَّجَرُwa-sy-syajarudan pepohonan
- يَسْجُدَانِyasjudaanikeduanya bersujud
Inti bacaan
Ketundukan universal: 'bintang serta pepohonan tunduk sujud (kepada-Nya)', bahkan elemen alam yang tak berakal menunjukkan ketundukan, pengingat bahwa penolakan terhadap ketundukan adalah pilihan yang justru bertentangan dengan pola alam semesta.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kepada-Nya)' tidak dipakai: 'yasjudaani' digunakan tanpa objek eksplisit di teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini menambahkan ketundukan tumbuhan dan bintang sebagai bagian dari keteraturan ciptaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan yang paling jauh dengan yang paling dekat. Bintang di langit. Pohon di halaman.
- Keduanya disebut sujud, bukan tunduk saja. Kata yang dipakai kata ibadah. Dipakai untuk benda.
- Objeknya tidak disebut Allah di ayat ini. Sujud kepada siapa dibiarkan. Konteksnya sudah menjawab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-j-m, sh-j-r, s-j-d): an-najm wa sh-shajar yasjudaan diterjemahkan 'bintang & pepohonan bersujud' (akar n-j-m + akar sh-j-r + akar s-j-d, ketundukan seluruh makhluk, cf. 22:18). gloss '(Tetumbuhan)' dilaraskan.