أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ
agar kalian tidak melampaui batas dalam timbangan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِallaa tathghaw fii l-miizaaniagar kalian tidak melampaui batas dalam timbangan
Terjemahan per kata (4 kata)
- أَلَّاallaaagar tidak
- تَطْغَوْاtathghawkalian melampaui batas
- فِيfiidalam
- الْمِيزَانِl-miizaanitimbangan
Inti bacaan
Larangan langsung: 'agar kalian tidak melampaui batas dalam timbangan itu', perintah etis konkret yang menuntut kejujuran dalam segala bentuk pengukuran dan penilaian, baik literal (perdagangan) maupun kiasan (penilaian terhadap orang lain).
Penjelasan pilihan kata
Kata 'itu' setelah 'timbangan' dihapus: 'al-miizaani' hanya bermarkah kata sandang takrif merujuk kembali ke 'al-miizaan' pada 55:7, bukan demonstratif dzaalika/haadzaa.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan tujuan penegakan timbangan: agar manusia tidak berlaku curang.
Renungan dan Hikmah
- Tujuannya disebut sebelum perintahnya. Neraca diletakkan supaya tidak dilanggar. Allah menaruh alasan di depan.
- Yang dilarang melampaui, bukan mengurangi. Ayat berikutnya baru menyebut mengurangi. Dua sisi yang berbeda.
- Neraca disebut Allah dua kali berdekatan. Di ayat sebelumnya diletakkan. Di sini dijaga.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-gh-y, w-z-n): allaa tatghaw fii l-miizaan diterjemahkan 'agar kalian tidak melampaui batas dalam timbangan' (akar t-gh-y putaran 124 + akar w-z-n, miizaan kosmik menuntut miizaan moral: larangan curang; tughyaan=melampaui-batas). Selaras.