فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Maka, nikmat Tuhan kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan?

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَاfa-bi-ayyi aalaa'i rabbikumaamaka, nikmat Tuhan kalian yang manakah
  2. تُكَذِّبَانِtukadzdzibaaniyang kalian berdua dustakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-l-w, r-b-b, k-dz-b): fa-bi-ayyi aalaa'i rabbikumaa tukadhdhibaan diterjemahkan 'nikmat Tuhan kalian mana yang kalian dustakan' (akar '-l-w + akar r-b-b + akar k-dz-b, refrein bentuk-dual (kalian-berdua = jin & manusia); menuntut pengakuan atas nikmat yang terbukti; berulang 31× dalam surah). Selaras.

Aplikasi

Refrein pertama, ditujukan kepada dua kelompok (manusia dan jin): 'maka nikmat Tuhan kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan?', pertanyaan retoris yang menuntut jawaban jujur atas rangkaian nikmat yang baru disebutkan, mekanisme refleksi berulang yang memaksa penerima pesan berhenti sejenak menghitung anugerah alih-alih menganggapnya biasa saja.