خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. خَلَقَ الْإِنْسَانَkhalaqa l-insaanaDia menciptakan manusia
  2. مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِmin shalshaalin ka-l-fakhkhaaridari tanah kering seperti tembikar

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  2. الْإِنْسَانَl-insaanamanusia
  3. مِنْmindari
  4. صَلْصَالٍshalshaalintanah liat kering
  5. كَالْفَخَّارِka-l-fakhkhaariseperti tembikar

Inti bacaan

Asal-usul rendah hati manusia: 'Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar', pengingat material dasar penciptaan yang sederhana, dasar untuk tidak menyombongkan diri atas keberadaan yang berasal dari bahan serendah tanah liat kering.

Tafsiran

Ayat ini merinci penciptaan manusia dari tanah liat kering yang menyerupai tembikar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut bahannya tanah kering. Bukan tanah basah. Seperti tembikar.
  • Perbandingannya benda yang mudah pecah. Bukan batu. Yang rapuh kalau jatuh.
  • Kalimat ini berpasangan dengan penciptaan jin di ayat berikutnya. Allah menyusunnya. Manusia dari tanah, jin dari api.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar kh-l-q, a-n-s, s-l-s-l, f-kh-r): khalaqa l-insaan min salsaal ka-l-fakhkhaar diterjemahkan 'menciptakan manusia dari tanah kering spt tembikar' (akar kh-l-q + akar s-l-s-l + akar f-kh-r). Selaras.