وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنْشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ

Milik-Nyalah kapal-kapal yang dibuat, yang berlayar di laut laksana gunung-gunung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنْشَآتُwa-lahu l-jawaari l-munsha'aatudan milik-Nyalah kapal-kapal yang dibuat
  2. فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِfii l-bahri ka-l-a'laamiyang berlayar di laut laksana gunung-gunung
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Pengakuan atas karya manusia sebagai bagian anugerah: 'milik-Nyalah (bahtera) buatan manusia yang berlayar di laut laksana gunung-gunung', bahkan pencapaian teknologi manusia (kapal besar) tetap dipandang sebagai bagian dari kepemilikan dan kendali ilahi, pengingat bahwa kemajuan manusia beroperasi dalam kerangka yang lebih besar, bukan pencapaian yang berdiri sendiri lepas dari sumber kemampuan itu sendiri.