يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ
Wahai segenap jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus penjuru langit dan bumi, maka tembuslah; kalian tidak akan menembusnya kecuali dengan kuasa.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِyaa ma'syara l-jinni wa-l-insiwahai segenap jin dan manusia
- إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُواini statha'tum an tanfudzuujika kalian sanggup menembus
- مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِmin aqthaari s-samaawaati wa-l-ardhipenjuru langit dan bumi
- فَانْفُذُواfa-nfudzuumaka, tembuslah
- لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍlaa tanfudzuuna illaa bi-sulthaaninkalian tidak akan menembusnya kecuali dengan kuasa
Terjemahan per kata (17 kata)
- يَاyaawahai
- مَعْشَرَma'syarasekalian
- الْجِنِّl-jinnijin
- وَالْإِنْسِwa-l-insidan manusia
- إِنِinijika
- اسْتَطَعْتُمْstatha'tumkalian sanggup
- أَنْanuntuk
- تَنْفُذُواtanfudzuukalian menembus
- مِنْmindari
- أَقْطَارِaqthaaripenjuru
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- فَانْفُذُواfa-nfudzuumaka tembuslah kalian
- لَاlaatidak
- تَنْفُذُونَtanfudzuunakalian menembus
- إِلَّاillaakecuali
- بِسُلْطَانٍbi-sulthaanindengan keterangan
Inti bacaan
Tantangan terhadap batas kekuasaan manusia dan jin: 'jika kalian sanggup menembus penjuru langit dan bumi, maka tembuslah; kalian tidak akan menembusnya kecuali dengan kuasa', pengakuan jujur akan keterbatasan mutlak kemampuan makhluk terhadap otoritas yang lebih besar, dasar bagi kerendahan hati di hadapan skala alam semesta yang jauh melampaui kendali individu.
Penjelasan pilihan kata
'Sultaanin' di sini diterjemahkan 'kuasa': konteks kemampuan/daya menembus batas kosmis, berbeda dari konteks bukti/keterangan di ayat-ayat lain (terjemahan sultaan tetap kontekstual, bukan satu kata baku).
Tafsiran
Ayat ini menantang jin dan manusia untuk menembus batas alam semesta: sesuatu yang mustahil tanpa kuasa dari Allah sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah mempersilakan jin dan manusia menembus penjuru langit dan bumi jika sanggup. Bentuknya izin. Yang menutup bukan larangan, melainkan syarat yang menyusul.
- Syaratnya satu kata: kecuali dengan kuasa. Kuasa yang bukan milik mereka. Pintu dibuka lebar, dan kuncinya dipegang pihak lain.
- Yang Allah tantang jin dan manusia sekaligus. Dua jenis makhluk. Menggabungkan keduanya sejak awal menutup alasan bahwa tenaganya kurang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-sh-r, j-n-n, a-n-s, t-w-', n-f-dz, q-t-r, s-m-w, a-r-d, s-l-t): ma'shar al-jinn wa l-ins diterjemahkan 'segenap jin & manusia' (akar '-sh-r); in istata'tum an tanfudhuu diterjemahkan 'jika sanggup menembus' (akar t-w-' 58 + akar n-f-dz); laa tanfudhuuna illaa bi-sultaan diterjemahkan 'tak menembus kecuali dengan kuasa' (akar s-l-t-n putaran 82, sultaan=kuasa/otoritas; keterbatasan makhluk melampaui alam tanpa kuasa dari Allah). Selaras.