فَيَوْمَئِذٍ لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّ
Maka, pada hari itu, tidak ditanya tentang dosanya seorang manusia pun dan tidak jin,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَيَوْمَئِذٍfa-yawma'idzinmaka, pada hari itu
- لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّlaa yus'alu 'an dzanbihi insun wa-laa jaannuntidak ditanya tentang dosanya seorang manusia pun dan tidak jin
Terjemahan per kata (8 kata)
- فَيَوْمَئِذٍfa-yawma'idzinmaka pada hari itu
- لَاlaatidak
- يُسْأَلُyus'aluditanya
- عَنْ'andari
- ذَنْبِهِdzanbihidosanya
- إِنْسٌinsunmanusia
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- جَانٌّjaannunjin
Inti bacaan
Modus penghakiman berdasarkan bukti kasat mata: 'pada hari itu, tidak ditanya tentang dosanya seorang manusia pun dan tidak pula jin', pengakuan bahwa pada titik tertentu, identitas pendosa sudah nyata tanpa perlu interogasi verbal, konsekuensi hidup meninggalkan tanda yang tak bisa disembunyikan.
Penjelasan pilihan kata
'Yawma'idzin' diterjemahkan 'pada hari itu', konsisten dengan luas proyek. Tambahan '(pula)' tidak dipakai.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa pada saat itu dosa sudah nyata tanpa perlu ditanyakan lagi: bukti sudah terlihat jelas.
Renungan dan Hikmah
- Allah meniadakan pertanyaan pada hari itu, bukan meniadakan perhitungan. Yang dihapus interogasinya. Perkaranya tetap ada.
- Dua pihak disebut lagi: manusia dan jin. Keduanya sama-sama tidak ditanya. Perlakuannya tidak dibedakan.
- Tanda dosanya sudah terbaca sebelum ditanya. Allah tidak memerlukan pengakuan lisan. Yang tampak sudah cukup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-a-l, dz-n-b, a-n-s, j-n-n): laa yus'alu an dhanbihi ins wa laa jaann diterjemahkan 'tak ditanya tentang dosanya manusia & jin' (akar s-'-l + akar dz-n-b, modus penghakiman: tanda-tanda sudah menyingkap, bukan penafian tanggung jawab; cf. 55:41).