فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ
Di dalamnya ada yang baik lagi jelita.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌfiihinna khayraatun hisaanundi dalamnya ada yang baik lagi jelita
Terjemahan per kata (3 kata)
- فِيهِنَّfiihinnapada mereka
- خَيْرَاتٌkhayraatunyang baik
- حِسَانٌhisaanunyang indah
Inti bacaan
Kualitas karakter yang ditekankan: 'di dalamnya ada (bidadari) yang baik lagi jelita', penyandingan kata 'baik' sebelum 'jelita' menegaskan bahwa kualitas moral/karakter dihargai setara atau bahkan mendahului keindahan fisik semata.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(bidadari)' tidak dipakai, konsisten dengan 55:56: 'khayraatun hisaanun' berdiri sendiri sebagai kata sifat yang berfungsi sebagai kata benda tanpa kategori tambahan di Arab.
Tafsiran
Ayat ini kembali menyebut pasangan yang baik dan jelita, kali ini di taman kedua.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut baik sebelum menyebut jelita. Urutannya bukan kebetulan. Watak didahulukan.
- Dua kata saja dipakai untuk menggambarkan. Tak ada rincian panjang. Yang penting sudah disebut.
- Sebutan itu diulang dari taman pertama. Allah memakai kata yang sama. Yang bertambah tempatnya, bukan mutunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-y-r, h-s-n): khayraat hisaan diterjemahkan 'yang baik lagi jelita' (akar kh-y-r + akar h-s-n). gloss '(bidadari)/(akhlaknya)' dibuang.