لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ
Seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin. Mengapa kalian tidak bersyukur?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًاlaw nashaa'u ja'alnaahu ujaajanseandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin
- فَلَوْلَا تَشْكُرُونَfa-lawlaa tashkuruunamengapa kalian tidak bersyukur
Aplikasi
Peringatan tentang kerapuhan sumber daya vital: 'seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin; mengapa kalian tidak bersyukur?', pengingat bahwa air tawar yang mudah diakses bisa berubah menjadi tidak berguna dalam sekejap, dasar bagi rasa syukur yang aktif atas kualitas sumber daya yang selama ini dianggap sudah semestinya begitu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. sebagian penerjemah: 'If We willed, We could make it bitter. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).