فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Maka, bertasbihlah dengan nama Tuhanmu Sang Agung.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِfa-sabbih bi-smi rabbika l-azhiimimaka, bertasbihlah dengan nama Tuhanmu Sang Agung
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'So give thou glory1 with the name of thy Lord, the Great!2' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Respons yang dituntut setelah rangkaian bukti: 'maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Sang Agung', setelah serangkaian argumen logis tentang keterbatasan manusia, kesimpulan praktisnya adalah tindakan ibadah nyata, bukan sekadar pengakuan intelektual.