فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Maka, bertasbihlah dengan nama Tuhanmu Sang Agung.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِfa-sabbih bi-smi rabbika l-azhiimimaka, bertasbihlah dengan nama Tuhanmu Sang Agung
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'So give thou glory1 with the name of thy Lord, the Great!' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Penutup Al-Waqi'ah dengan seruan yang sama seperti 56:74: 'bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Sang Agung', pengulangan yang membingkai seluruh surah dengan seruan ibadah yang identik, menegaskan bahwa respons akhir terhadap seluruh rangkaian kisah dan peringatan tetaplah tindakan penghambaan yang konkret.