هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dialah Sang Awal dan Sang Akhir, Sang Tampak dan Sang Tersembunyi. Dia berilmu akan segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُhuwa l-awwalu wa-l-aakhiruDialah Sang Awal dan Sang Akhir
- وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُwa-zh-zhaahiru wa-l-baatinuSang Tampak dan Sang Tersembunyi
- وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌwa-huwa bi-kulli shay'in aliimunDia berilmu akan segala sesuatu
Aplikasi
Cakupan eksistensial yang komprehensif: 'Dialah Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zahir, dan Maha Batin', empat dimensi yang saling melengkapi (waktu dan ruang, tampak dan tersembunyi), penegasan bahwa tidak ada aspek realitas yang berada di luar jangkauan-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih.. ⟶ EMPAT sebutan (fakta terverifikasi; lih. dossier). Corpus: keempatnya (`PREFIX|Al+`), tersusun sebagai, *al-awwal*⟷*al-aakhir* (akar a-w-l / akar a-kh-r) dan *azh-zhaahir*⟷*al-baatin* (akar zh-h-r / akar b-t-n, keduanya PCPL). *awwal* hlm 125 'first, foremost; beginning'; *aakhir* hlm 28 'last, end'; *zhaahir* hlm 1926 'outward, exterior; became apparent, manifest'; *baatin* hlm 219, akar = diterjemahkan 'inner, interior, hidden' (jangkar konkret ruang: luar⟷dalam). (jangkar Indonesia, diverifikasi): awal(n) 'mula-mula (sekali); permulaan'; akhir(n) 'belakang; kesudahan; penghabisan'; zahir(n)(Ar) 'hal yang tampak dari luar; lahir'; batin(n) 'sesuatu di dalam hati; yang tersembunyi'; lahir(n) 'hal yang tampak dari luar'. ⚠ Catatan penting: *zhaahir* SUDAH diterjemahkan 'yang lahir (tampak)' di (lema `Za`hir` yang sama), dan pasangan zhaahir/baatin muncul juga di ('dosa yang tampak dan yang tersembunyi'), jadi rendering sebutan di sini perlu diselaraskan. ⚠ 'Nyata' TIDAK dapat dipakai untuk zhaahir (sudah milik sebutan *al-haqq*, putusan 18 Jul). Rendering 'Yang Maha …' kini adalah warisan terjemahan lain yang belum melewati (takrif diterjemahkan 'Sang').