يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ
Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah kami, agar kami mengambil sebagian dari cahaya kalian.” Dikatakan, “Kembalilah ke belakang kalian, lalu carilah cahaya.” Maka, dipasang di antara mereka tembok yang mempunyai pintu; bagian dalamnya ada rahmat dan bagian luarnya dari arahnya ada azab.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُواyawma yaquulu l-munaafiquuna wa-l-munaafiqaatu li-lladziina aamanuupada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman
- انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْunzhuruunaa naqtabis min nuurikumtunggulah kami, agar kami mengambil sebagian dari cahaya kalian
- قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًاqiila rji'uu waraa'akum fa-ltamisuu nuurandikatakan, kembalilah ke belakang kalian, lalu carilah cahaya
- فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌfa-duriba baynahum bi-suurin lahu baabunmaka, dipasang di antara mereka tembok yang mempunyai pintu
- بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُbaatinuhu fiihi r-rahmatu wa-zhaahiruhu min qibalihi l-adzaabubagian dalamnya ada rahmat dan bagian luarnya dari arahnya ada azab
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “(untukmu).”” diterjemahkan “(untuk kalian).””. sebagian penerjemah: 'The day the wavering men1 and the wavering women2 will say to those who heeded warning:3 “Wait for us, that we may acquire some of your light,” it will be said: “Go back behind you, and seek light.” And a wall will be set up between them having a door, the inward of which is Mercy, and the outward, to the fore thereof, is Punishment.' Corpus ayat ini: «r~aHomapu, TAKRIF».
Aplikasi
Perumpamaan dramatis pemisahan akhir: orang munafik berkata 'tunggulah kami, kami ingin mengambil cahayamu', dijawab dengan pemisahan dinding berpintu, 'di sebelah dalamnya ada rahmat dan di luarnya ada azab'. Konkretnya: cahaya spiritual (amal dan iman) tidak bisa dipinjam atau dibagikan di saat-saat terakhir, setiap orang harus membangun kesiapannya sendiri secara bertahap, bukan berharap menumpang pada kebaikan orang lain di menit-menit kritis.