لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan Kami menurunkan bersama mereka kitab dan neraca agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menurunkan besi yang mempunyai kekuatan hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong-Nya dan rasul-rasul-Nya secara gaib. Sesungguhnya Allah kuat lagi digdaya.

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِla-qad arsalnaa rusulanaa bi-l-bayyinaatisungguh, Kami benar-benar telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata
  2. وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَwa-anzalnaa ma'ahumu l-kitaaba wa-l-miizaanadan Kami menurunkan bersama mereka kitab dan neraca
  3. لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِli-yaquuma n-naasu bi-l-qistiagar manusia dapat berlaku adil
  4. وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِwa-anzalnaa l-hadiida fiihi ba'sun shadiidun wa-manaafi'u li-n-naasidan Kami menurunkan besi yang mempunyai kekuatan hebat dan berbagai manfaat bagi manusia
  5. وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِwa-li-ya'lama llaahu man yansuruhu wa-rusulahu bi-l-ghaybidan agar Allah mengetahui siapa yang menolong-Nya dan rasul-rasul-Nya secara gaib
  6. إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌinna llaaha qawiyyun aziizunsesungguhnya Allah kuat lagi digdaya
Aplikasi

Tiga pilar penopang keadilan sosial: 'Kami menurunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil... Kami menurunkan besi yang mempunyai kekuatan hebat dan berbagai manfaat', kombinasi wahyu (kitab), standar moral (neraca), dan kekuatan material (besi) menegaskan bahwa keadilan memerlukan baik prinsip yang jelas maupun sarana penegakan nyata, bukan sekadar cita-cita tanpa alat untuk mewujudkannya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'digdaya' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, rendering terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). Lih.. Glos ilahi (Zajjaaj, 2032): al-'Aziiz = 'He who resists, or withstands, so that NOTHING OVERCOMES HIM'; jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.