وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْ نِسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا ۚ ذَٰلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Orang-orang yang menzihar istri-istri mereka, kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan, maka memerdekakan seorang budak sebelum keduanya bersentuhan. Itulah yang dengannya kalian dinasihati. Dan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْ نِسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُواwa-lladziina yuzhaahiruuna min nisaa'ihim tsumma ya'uuduuna li-maa qaaluuorang-orang yang menzihar istri-istri mereka kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan
  2. فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّاfa-tahriiru raqabatin min qabli an yatamaassaamaka, memerdekakan seorang budak sebelum keduanya bersentuhan
  3. ذَٰلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِdzaalikum tuu'azhuuna bihiitulah yang dengannya kalian dinasihati
  4. وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌwa-llaahu bimaa ta'maluuna khabiirundan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum-dibedah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (loanword akar); khubr passthrough+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). Lih.. Jangkar: khabiir = petani penggarap.

Aplikasi

Konsekuensi konkret bagi ucapan yang ditarik kembali: 'wajib memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu berhubungan badan', sistem tanggung jawab yang menuntut tindakan korektif nyata sebelum melanjutkan hubungan, bukan sekadar penyesalan verbal tanpa konsekuensi praktis.