اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu menghalangi dari jalan Allah; maka, bagi mereka azab yang menghinakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةًittakhadzuu aymaanahum junnatanmereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai
- فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِfa-sadduu an sabiili llaahilalu, menghalangi dari jalan Allah
- فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌfa-lahum adzaabun muhiinunmaka, bagi mereka azab yang menghinakan
Aplikasi
Penyalahgunaan sumpah sebagai perlindungan: 'mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu menghalangi dari jalan Allah', kritik terhadap manipulasi bahasa formal (sumpah) untuk menutupi niat buruk, peringatan bahwa formalitas verbal tidak bisa menjadi tameng bagi tindakan yang sebenarnya merugikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, y-m-n, j-n-n, s-d-d, s-b-l, a-l-h, '-dz-b, h-w-n): ittakhadhuu aymaanahum junnah diterjemahkan 'menjadikan sumpah sbg perisai' (akar '-kh-dz + akar y-m-n + akar j-n-n); sadduu an sabiil allaah diterjemahkan 'menghalangi dari jalan Allah' (akar s-d-d); adhaab muhiin diterjemahkan 'azab menghinakan' (akar '-dz-b + akar h-w-n). Selaras.