هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِأَوَّلِ الْحَشْرِ ۚ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُوا ۖ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا ۖ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ ۚ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ

Dialah yang mengeluarkan orang-orang yang kufur di antara Ahlulkitab dari kampung halaman mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kalian tidak menyangka bahwa mereka akan keluar, dan mereka yakin bahwa benteng-benteng mereka akan melindungi mereka dari Allah. Maka, Allah mendatangi mereka dari arah yang tidak mereka sangka, dan Dia menanamkan rasa takut di dalam hati mereka, sehingga mereka menghancurkan rumah-rumah mereka dengan tangan-tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka, ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai mata.

Terjemahan bertahap (7 jeda)
  1. هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِأَوَّلِ الْحَشْرِhuwa lladzii akhraja lladziina kafaruu min ahli l-kitaabi min diyaarihim li-awwali l-hashriDialah yang mengeluarkan orang-orang yang kufur di antara Ahlulkitab dari kampung halaman mereka pada saat pengusiran yang pertama
  2. مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُواmaa zhanantum an yakhrujuukalian tidak menyangka bahwa mereka akan keluar
  3. وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِwa-zhannuu annahum maani'atuhum husuunuhum mina llaahidan mereka yakin bahwa benteng-benteng mereka akan melindungi mereka dari Allah
  4. فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُواfa-ataahumu llaahu min haytsu lam yahtasibuumaka, Allah mendatangi mereka dari arah yang tidak mereka sangka
  5. وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَwa-qadzafa fii quluubihimu r-ru'badan Dia menanamkan rasa takut di dalam hati mereka
  6. يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَyukhribuuna buyuutahum bi-aydiihim wa-aydii l-mu'miniinasehingga mereka menghancurkan rumah-rumah mereka dengan tangan-tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin
  7. فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِfa-tabiruu yaa ulii l-absaarimaka, ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai mata
Catatan pilihan kata (ringkas)

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. sebagian penerjemah: 'He it is that turned out those who ignore warning1 among the doctors of the Law2 from their homes at the first gathering. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

Pelajaran dari kejatuhan yang tak terduga: mereka 'yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat menjaganya dari (azab) Allah. Maka, (azab) Allah datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka', peringatan bahwa keamanan material (benteng, pertahanan fisik) tidak bisa menjadi jaminan mutlak, kesombongan atas kekuatan pertahanan sendiri sering menjadi titik kelemahan yang tak disadari.