وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ
Dan ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah Rasul Allah kepada kalian, membenarkan apa yang ada sebelumku berupa Taurat, dan memberi kabar gembira tentang seorang Rasul yang datang setelahku, namanya Ahmad.” Maka ketika dia datang kepada mereka dengan bukti-bukti nyata, mereka berkata, “Ini sihir yang nyata.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَwa-idz qaala iisaa bnu maryamadan ketika Isa putra Maryam berkata
- يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِyaa banii israa'iila innii rasuulu llaahi ilaykum musaddiqan limaa bayna yadayya mina t-tawraati'wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah Rasul Allah kepada kalian, membenarkan apa yang ada sebelumku berupa Taurat'
- وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُwa-mubashshiran bi-rasuulin ya'tii min ba'dii smuhu ahmadu'dan memberi kabar gembira tentang seorang Rasul yang datang setelahku, namanya Ahmad'
- فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌfa-lammaa jaa'ahum bi-l-bayyinaati qaaluu haadzaa sihrun mubiinunmaka ketika dia datang kepada mereka dengan bukti-bukti nyata, mereka berkata, 'ini sihir yang nyata'
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, b-n-y, r-s-l, a-l-h, s-d-q, b-y-n, y-d-y, b-sh-r, a-t-y, b-'-d, s-m-w, j-y-a, s-h-r): rasuul allaah ilaykum musaddiqan limaa bayna yadayya min at-tawraah diterjemahkan 'Rasul Allah, membenarkan Taurat sebelumku' (akar r-s-l + akar s-d-q putaran 84, Isa=RASUL (bukan tuhan), membenarkan wahyu terdahulu; kesinambungan-internal, anti-pendewaan cf. 43:59,64); mubashshiran bi-rasuul…ismuhu ahmad diterjemahkan 'memberi kabar gembira tentang Rasul bernama Ahmad' (akar b-sh-r); bi-l-bayyinaat diterjemahkan 'bukti nyata' (akar b-y-n). gloss '(kitab yang turun)/(yaitu)/(Nabi Muhammad)' dibuang.
Aplikasi
Kontinuitas kenabian yang eksplisit: Isa menyampaikan kabar gembira tentang 'seorang Rasul yang datang setelahku, namanya Ahmad', namun direspons 'ini sihir yang nyata'. Pola penolakan terhadap kabar yang justru mengonfirmasi kesinambungan pesan ilahi, peringatan bahwa penolakan sering muncul bukan karena kurangnya informasi melainkan keengganan menerima implikasinya.