قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya pasti akan menemui kalian. Kalian kemudian akan dikembalikan kepada Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْqul inna l-mawta lladzii tafirruuna minhu fa-innahu mulaaqiikumkatakanlah, 'sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya pasti akan menemui kalian'
  2. ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَtsumma turadduuna ilaa aalimi l-ghaybi wa-sh-shahaadati fa-yunabbi'ukum bimaa kuntum ta'maluuna'kalian kemudian akan dikembalikan kepada Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan'
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: lema aalim/'allaam ditangani per konvensi (bentuk verbal dijaga); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih.. sebagian penerjemah: 'Say thou: “The death from which you flee, it will meet you.

Aplikasi

Ketidakmungkinan menghindari kematian: 'kematian yang kalian lari darinya pasti akan menemui kalian', pengingat bahwa penghindaran terhadap kenyataan fundamental (kematian dan pertanggungjawaban) tidak pernah benar-benar berhasil, hanya menunda konfrontasi yang tak terelakkan.