يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Dan siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang merugi.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِyaa ayyuhaa lladziina aamanuu laa tulhikum amwaalukum wa-laa awlaadukum an dzikri llaahiwahai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah
- وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَwa-man yaf'al dzaalika fa-ulaa'ika humu l-khaasiruunadan siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang merugi
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-m-n, l-h-w, m-w-l, w-l-d, dz-k-r, a-l-h, f-'-l, kh-s-r): laa tulhikum amwaalukum wa laa awlaadukum an dhikr allaah diterjemahkan 'jangan harta & anak melalaikan kalian dari mengingat Allah' (akar l-h-w + akar m-w-l + akar w-l-d + akar dz-k-r, nikmat duniawi tak boleh menggeser orientasi kepada Allah, cf. 24:37, 62:11); al-khaasiruun diterjemahkan 'orang merugi' (akar kh-s-r). Selaras.
Aplikasi
Peringatan tentang prioritas yang salah tempat: 'janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah; dan siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang merugi', pengingat bahwa hal-hal yang berharga (keluarga, kekayaan) bisa menjadi sumber kerugian jika sampai menggeser kesadaran spiritual dari posisi utamanya.