يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Pada hari Dia mengumpulkan kalian pada hari berhimpun, itulah hari pengungkapan kesalahan. Siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam taman-taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِyawma yajma'ukum li-yawmi l-jam'i dzaalika yawmu t-taghaabunipada hari Dia mengumpulkan kalian pada hari berhimpun, itulah hari pengungkapan kesalahan
- وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِwa-man yu'min bi-llaahi wa-ya'mal shaalihan yukaffir 'anhu sayyi'aatihisiapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya
- وَيُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًاwa-yudkhilhu jannaatin tajrii min tahtihaa l-anhaaru khaalidiina fiihaa abadandan memasukkannya ke dalam taman-taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya
- ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُdzaalika l-fawzu l-'azhiimuitulah kemenangan yang agung
Terjemahan per kata (27 kata)
- يَوْمَyawmahari
- يَجْمَعُكُمْyajma'ukummengumpulkan kalian
- لِيَوْمِli-yawmiuntuk hari
- الْجَمْعِl-jam'ipertemuan
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- يَوْمُyawmuhari
- التَّغَابُنِt-taghaabunisaling merugi
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يُؤْمِنْyu'minberiman
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- وَيَعْمَلْwa-ya'maldan beramal
- صَالِحًاshaalihankebajikan
- يُكَفِّرْyukaffirmenghapus
- عَنْهُ'anhudarinya
- سَيِّئَاتِهِsayyi'aatihikeburukannya
- وَيُدْخِلْهُwa-yudkhilhudan Dia memasukkannya
- جَنَّاتٍjannaatintaman-taman
- تَجْرِيtajriimengalir
- مِنْmindari
- تَحْتِهَاtahtihaabawahnya
- الْأَنْهَارُl-anhaarusungai-sungai
- خَالِدِينَkhaalidiinakekal
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- أَبَدًاabadanselamanya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- الْفَوْزُl-fawzukemenangan
- الْعَظِيمُl-'azhiimuMahaagung
Inti bacaan
Pengungkapan makna nama hari kiamat: 'itulah hari pengungkapan kesalahan. Siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya', penamaan 'hari pengungkapan' (taghabun) yang menekankan aspek transparansi total, namun disertai jalan keluar melalui iman dan amal saleh yang menghapus kesalahan sebelumnya.
Penjelasan pilihan kata
Kata (التَّغَابُنِ, at-taghaabuni) muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 64:9. Kata itulah yang menjadi nama surah ini, sehingga seluruh surah dinamai dengan sebuah kata yang tidak dipakai di tempat lain mana pun. Maknanya diambil dari gambaran jual beli, yaitu keadaan ketika satu pihak ternyata mendapat yang lebih baik dan pihak lain menyadari dirinya rugi setelah pertukaran selesai.
Terjemahan memakai 'pengungkapan kesalahan' dan tidak menambahkan gambaran jual belinya ke dalam kurung. Menambahkannya akan memaksa satu pembacaan tertentu ke dalam teks, padahal katanya sendiri tidak menyebut perniagaan apa pun.
Kata (الْجَمْعِ, al-jam'i) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 42:7 dan 64:9. Di kedua tempat itu ia menyebut hari berhimpun, dan yang berbeda cuma ujung kata yang mendahuluinya. Jadi hari yang sama disebut dua kali dengan susunan yang hampir sama, sekali sebagai sesuatu yang diperingatkan dan sekali sebagai waktu terjadinya pengungkapan.
Rangkaian (يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ, yukaffir 'anhu sayyi'aatihi) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 64:9 dan 65:5, yaitu di dua surah yang berurutan. Syaratnya berbeda di kedua tempat: di sini beriman dan mengerjakan kebajikan, dan di 65:5 bertakwa. Lanjutannya juga berbeda: di sini disebutkan tempat yang dimasuki, dan di 65:5 pahala yang diperbesar.
Rangkaian (خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا, khaalidiina fiihaa abadan) muncul 11 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain di 4:57, 9:22, 33:65, 64:9, dan 65:11. Sebelas kemunculan itu tersebar di delapan surah. Dua di antaranya berada di surah ini dan surah sesudahnya, sehingga dua surah berdampingan berbagi dua rangkaian sekaligus, yaitu rangkaian ini dan rangkaian tentang penghapusan kesalahan.
Susunan ayat ini menaruh hari yang paling menakutkan namanya sebagai bingkai bagi janji yang paling lapang isinya. Yang disebut lebih dulu hari ketika kerugian terungkap; yang disebut sesudahnya penghapusan kesalahan, taman, dan kekekalan. Jadi nama harinya menerangkan apa yang terjadi pada sebagian orang, bukan pada semuanya.
Susunan janjinya sendiri bertingkat tiga. Mula-mula kesalahan dihapus, lalu orangnya dimasukkan ke dalam taman, lalu keadaannya dinyatakan kekal. Yang pertama membersihkan apa yang sudah ada, yang kedua memindahkan tempat, dan yang ketiga menyangkut lamanya. Ketiganya disebut berurutan dalam satu kalimat, dan urutan itu bergerak dari yang menghapus ke yang memberi.
Yang tidak disebut di ayat ini juga menerangkan. Tidak disebut siapa yang rugi, tidak disebut apa yang dipertukarkan, dan tidak disebut kapan hari itu tiba. Yang disebut cuma namanya dan apa yang disediakan bagi yang beriman. Menahan sisanya membuat nama hari tersebut bekerja sebagai peringatan tanpa berubah menjadi tuduhan kepada siapa pun.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan hari perhimpunan sebagai titik terungkapnya untung-rugi sejati setiap jiwa, disertai balasan penuh bagi yang beriman dan beramal saleh.
Nama surah ini diambil dari satu kata di ayat ini, dan kata itu tidak dipakai di tempat lain mana pun di seluruh Al-Qur'an. Seluruh surah karena itu dinamai dengan kata yang cuma sekali dipakai.
Maknanya diambil dari gambaran jual beli, yaitu keadaan ketika satu pihak ternyata mendapat yang lebih baik dan pihak lain menyadari kerugiannya setelah pertukaran selesai. Terjemahan tidak menambahkan gambaran itu ke dalam kurung.
Hari yang disebut di sini disebut juga di 42:7, dan di kedua tempat yang membedakan cuma ujung kata yang mendahuluinya.
Janji sesudahnya memakai rangkaian yang dipakai juga di 65:5, dengan syarat dan lanjutan yang berbeda, serta rangkaian tentang kekekalan yang dipakai 11 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain di 4:57, 9:22, dan 65:11. Dua surah yang berdampingan karena itu berbagi dua rangkaian sekaligus.
Susunannya menaruh hari yang paling menakutkan namanya sebagai bingkai bagi janji yang paling lapang isinya.
Janjinya sendiri bertingkat tiga, yaitu kesalahan dihapus, orangnya dimasukkan ke dalam taman, lalu keadaannya dinyatakan kekal. Urutan itu bergerak dari yang menghapus ke yang memberi.
Tidak disebut siapa yang rugi, dan tidak disebut apa yang dipertukarkan.
Renungan dan Hikmah
- Nama surah ini diambil dari satu kata yang tidak dipakai di tempat lain mana pun di seluruh Al-Qur'an, hanya di 64:9. Seluruh surah dinamai dengan kata sekali pakai. Maknanya diambil dari gambaran jual beli, yaitu keadaan ketika satu pihak ternyata mendapat yang lebih baik dan pihak lain menyadari kerugiannya sesudah pertukaran selesai. Allah memilih gambaran perniagaan, bukan gambaran peradilan, untuk menamai hari itu, dan perniagaan mengandaikan kedua pihak sama-sama memilih. Yang rugi dalam perniagaan tidak dirampok; ia menukar sendiri.
- Hari itu dinamai dengan kata tentang kerugian yang terungkap, lalu yang disebut sesudahnya justru penghapusan kesalahan, taman, dan kekekalan. Nama harinya menakutkan; isi ayatnya melapangkan. Allah menaruh yang pertama sebagai bingkai bagi yang kedua, sehingga nama tersebut menerangkan apa yang terjadi pada sebagian orang, bukan pada semuanya. Yang membaca sampai habis menemukan bahwa hari itu tidak dinamai menurut nasib semua orang yang menghadirinya, melainkan menurut apa yang paling perlu diketahui sebelum hari itu tiba.
- Rangkaian tentang penghapusan kesalahan dipakai 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 64:9 dan 65:5. Rangkaian tentang kekekalan dipakai 11 kali, antara lain di 4:57, 9:22, 64:9, dan 65:11. Jadi dua surah yang berdampingan berbagi dua rangkaian sekaligus, di ayat yang berbeda-beda. Allah tidak menaruh keduanya di tempat yang sejajar, melainkan menyebarnya, sehingga pembaca yang berpindah dari surah ini ke surah berikutnya menemukan bahan yang sama dalam susunan yang lain. Pengulangan yang berpindah tempat lebih sulit dilewati daripada pengulangan yang sejajar.
- Penghapusan kesalahan dijanjikan di dua tempat dengan syarat yang tidak sama. Di sini syaratnya beriman dan mengerjakan kebajikan; di 65:5 syaratnya bertakwa. Lanjutannya pun berbeda, yaitu tempat yang dimasuki di sini dan pahala yang diperbesar di sana. Allah tidak mengikat satu janji pada satu syarat tunggal, dan itu mencegah janji tersebut dibaca sebagai imbalan atas satu perbuatan tertentu saja. Allah menyebut dua jalan menuju satu hasil yang sama.
- Kata untuk hari berhimpun dipakai 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 42:7 dan 64:9, dan yang berbeda di antara keduanya cuma ujung kata yang mendahuluinya. Di 42:7 hari itu disebut sebagai sesuatu yang diperingatkan; di sini ia disebut sebagai waktu terjadinya pengungkapan. Jadi hari yang sama diberi dua keterangan yang berbeda, satu tentang apa yang harus dilakukan sekarang dan satu tentang apa yang terjadi nanti. Hari yang sama karena itu punya dua kegunaan bagi yang membacanya.
- Siapa yang rugi di hari itu, dan apa yang dipertukarkan? Ayat ini tidak menyebut keduanya, dan tidak menyebut kapan hari itu tiba. Yang dinyatakan cuma namanya dan apa yang disediakan bagi yang beriman. Menahan keterangan seperti itu membuat nama hari tersebut bekerja sebagai peringatan tanpa berubah menjadi tuduhan kepada siapa pun. Nama yang menunjuk orang akan menutup pintu; nama yang tidak menunjuk membiarkannya terbuka sampai hari itu sendiri. Allah menamai peristiwanya, bukan orangnya.