وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ
Dan sungguh orang-orang sebelum mereka telah mendustakan, maka betapa pengingkaran-Ku!
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِwa-la-qad kadzdzaba lladziina min qablihim fa-kayfa kaana nakiiridan sungguh orang-orang sebelum mereka telah mendustakan, maka betapa pengingkaran-Ku
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-dz-b, q-b-l, k-y-f, k-w-n, n-k-r): kadhdhaba…min qablihim diterjemahkan 'mendustakan sebelum mereka' (akar k-dz-b); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran (kecaman)-Ku' (akar n-k-r). gloss '(rasul-rasul-Nya)/(hebatnya kemurkaan-Ku)' dilaraskan.
Aplikasi
contoh serupa historis sebagai bukti pola konsisten: 'sungguh orang-orang sebelum mereka telah mendustakan; maka betapa (hebat) pengingkaran-Ku!', penggunaan sejarah sebagai bukti bahwa pola penolakan-konsekuensi bukan ancaman kosong, melainkan sesuatu yang sudah terverifikasi berulang kali.