قُلْ هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
Katakanlah, “Dialah yang mengembangbiakkan kalian di bumi, dan kepada-Nya kalian dikumpulkan.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَqul huwa lladzii dzara'akum fii l-ardhi wa-ilayhi tuhsyaruunakatakanlah, 'Dialah yang mengembangbiakkan kalian di bumi, dan kepada-Nya kalian dikumpulkan'
Terjemahan per kata (8 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- هُوَhuwaDia
- الَّذِيlladziiyang
- ذَرَأَكُمْdzara'akummengembangbiakkan kalian
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- وَإِلَيْهِwa-ilayhidan kepada-Nya
- تُحْشَرُونَtuhsyaruunakalian dikumpulkan
Inti bacaan
Pengingat siklus keberadaan yang lengkap: 'Dialah yang mengembangbiakkan kalian di bumi, dan kepada-Nya kalian dikumpulkan', kerangka yang menghubungkan asal-usul (penyebaran di bumi) dengan tujuan akhir (pengumpulan kembali), siklus yang memberi makna pada keberadaan sementara di dunia.
Penjelasan pilihan kata
Rangkaian (هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ, huwal-ladzii dzara-akum fil-ardhi wa-ilaihi tuhsyaruun) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 23:79 dan 67:24, sama persis huruf demi huruf. Yang membedakan dua ayat itu cuma satu kata di depannya, yaitu perintah menyampaikan yang ada di 67:24 dan tidak ada di 23:79.
Ayat sebelumnya juga berpasangan dengan 23:78 dengan cara yang serupa. Jadi dua ayat berturut-turut di surah ini berpasangan dengan dua ayat berturut-turut di surah 23. Ini pasangan semacam itu yang ketiga yang ditemukan berdekatan di dua surah ini dan surah sebelumnya, sesudah 68:44 dan 68:45 berpasangan dengan 7:182 dan 7:183, dan 68:46 dan 68:47 berpasangan dengan 52:40 dan 52:41.
Kata (ذَرَأَكُمْ, dzara-akum) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 23:79 dan 67:24. Kata kerjanya berarti menyebarkan dan memperbanyak, bukan sekadar menciptakan. Terjemahan memakai 'mengembangbiakkan' dan menahan gagasan bertambah banyak yang ada di dalamnya. Memakai 'menciptakan' akan menghilangkan bagian yang justru dikerjakan kata tersebut, yaitu penyebaran yang berlangsung terus.
Dua ujung ayat ini menyebut dua arah yang berlawanan. Yang pertama penyebaran ke seluruh bumi, dan yang kedua pengumpulan kembali kepada satu arah. Jadi satu kalimat pendek memuat gerak keluar dan gerak pulang sekaligus. Susunan itu menutup jarak antara keadaan sekarang dan keadaan terakhir tanpa satu kalimat penghubung pun di antaranya.
Bagian keduanya mendahulukan keterangan arah sebelum kata kerjanya. Dalam bahasa Arab pendahuluan seperti itu menyatakan pembatasan, sehingga yang dinyatakan bukan sekadar bahwa pengumpulannya kepada-Nya, melainkan bahwa cuma kepada-Nya. Susunan yang sama sudah dipakai di 67:1 dan 67:15, jadi surah ini memakai alat pembatas tersebut tiga kali.
Perintah menyampaikan di awalnya mengulang perintah yang sama di ayat sebelumnya. Dua ayat berturut-turut dibuka dengan kata itu, sedangkan ayat-ayat sekitarnya tidak. Jadi ada dua ayat yang secara khusus ditandai sebagai ucapan yang diperintahkan, dan dua-duanya berisi keterangan tentang asal dan akhir, bukan tentang bantahan.
Yang tidak disebut di ayat ini juga menerangkan. Tidak disebut kapan pengumpulannya, tidak disebut bagaimana, dan tidak disebut apa yang terjadi sesudahnya. Yang disebut cuma dua arah geraknya. Ayat berikutnya justru memuat pertanyaan tentang kapan, dan pertanyaan itu keluar dari mulut mereka, bukan dari kekosongan yang ditinggalkan ayat ini.
Ayat ini menutup pasangan yang dimulai di 67:23, dan keduanya sama-sama dibuka perintah menyampaikan. Dua ayat itu berisi keterangan tentang asal dan akhir, sedangkan ayat-ayat di sekitarnya berisi pertanyaan. Jadi di tengah rentetan pertanyaan disisipkan dua kalimat yang bukan pertanyaan, dan dua-duanya diambil dari bahan yang sudah ada di surah lain.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan Allah sebagai pengembangbiak manusia di bumi, dengan tujuan akhir kembali kepada-Nya.
Ayat ini menyebut asal dan akhir dalam satu kalimat pendek, dan kalimatnya sudah dipakai di surah lain.
Rangkaian (هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ, huwal-ladzii dzara-akum fil-ardhi wa-ilaihi tuhsyaruun) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 23:79 dan 67:24, sama persis huruf demi huruf. Yang membedakannya cuma satu kata di depannya, yaitu perintah menyampaikan.
Ayat sebelumnya juga berpasangan dengan 23:78, sehingga dua ayat berturut-turut di surah ini berpasangan dengan dua ayat berturut-turut di surah 23.
Kata kerjanya berarti menyebarkan dan memperbanyak, bukan sekadar menciptakan, dan terjemahan menahan gagasan bertambah banyak itu. Dua ujung ayat ini menyebut dua arah yang berlawanan, yaitu penyebaran ke seluruh bumi dan pengumpulan kembali. Bagian keduanya mendahulukan keterangan arah sehingga menyatakan pembatasan. Tidak disebut kapan pengumpulannya dan bagaimana.
Perintah menyampaikan di awalnya mengulang perintah yang sama di ayat sebelumnya, sedangkan ayat-ayat di sekitarnya tidak memakainya. Jadi ada dua ayat yang secara khusus ditandai sebagai ucapan yang diperintahkan, dan dua-duanya berisi keterangan tentang asal dan akhir.
Renungan dan Hikmah
- Dua gerakan berlawanan disebut Allah dalam satu kalimat. Disebarkan. Lalu dikumpulkan. Dua ujung ayat ini menyebut dua arah yang berlawanan. Yang pertama penyebaran ke seluruh bumi, dan yang kedua pengumpulan kembali kepada satu arah. Jadi satu kalimat pendek memuat gerak keluar dan gerak pulang sekaligus. Susunan itu menutup jarak antara keadaan sekarang dan keadaan terakhir tanpa satu kalimat penghubung pun di antara keduanya. Gerak keluar dan gerak pulang dimuat satu kalimat pendek tanpa penghubung.
- Yang menyebar dan yang mengumpulkan disebut satu. Bukan dua pihak. Yang sama. Kata kerjanya berarti menyebarkan dan memperbanyak, bukan sekadar menciptakan. Terjemahan memakai 'mengembangbiakkan' dan menahan gagasan bertambah banyak yang ada di dalamnya. Memakai kata untuk mencipta akan menghilangkan bagian yang justru dikerjakan kata tersebut, yaitu penyebaran yang berlangsung terus dan tidak berhenti pada satu peristiwa awal. Penyebaran yang berlangsung terus berbeda dari penciptaan yang selesai sekali.
- Kata mengembangbiakkan dipakai Allah, kata untuk makhluk hidup. Bukan ditempatkan. Ditumbuhkan dan diperbanyak. Bagian keduanya mendahulukan keterangan arah sebelum kata kerjanya, dan dalam bahasa Arab pendahuluan seperti itu menyatakan pembatasan. Jadi yang dinyatakan bukan sekadar bahwa pengumpulannya kepada-Nya, melainkan bahwa cuma kepada-Nya. Susunan yang sama sudah dipakai di 67:1 dan 67:15, sehingga surah ini memakai alat pembatas tersebut tiga kali di tempat yang berjauhan. Alat pembatas yang sama dipakai tiga kali di tempat yang berjauhan.
- Ayat ini sama persis huruf demi huruf dengan 23:79 kecuali satu kata di depannya, dan ayat sebelumnya juga berpasangan dengan 23:78. Jadi dua ayat berturut-turut di surah ini berpasangan dengan dua ayat berturut-turut di surah 23. Ini pasangan semacam itu yang ketiga di wilayah ini, sesudah 68:44 dan 68:45 berpasangan dengan 7:182 dan 7:183, dan 68:46 dan 68:47 dengan 52:40 dan 52:41. Tiga pasangan dua ayat ditemukan berdekatan di dua surah yang bersebelahan.
- Perintah menyampaikan di awalnya mengulang perintah yang sama di ayat sebelumnya. Dua ayat berturut-turut dibuka kata itu, sedangkan ayat-ayat sekitarnya tidak. Jadi ada dua ayat yang secara khusus ditandai Allah sebagai ucapan yang diperintahkan, dan dua-duanya berisi keterangan tentang asal dan akhir, bukan tentang bantahan terhadap pihak mana pun. Yang ditandai sebagai ucapan justru keterangan, bukan bantahan.
- Kapan pengumpulannya? Bagaimana caranya? Apa yang menyusul sesudah semuanya berkumpul? Tidak satu pun disebut. Yang disebut cuma dua arah geraknya. Ayat berikutnya justru memuat pertanyaan tentang kapan, dan pertanyaan itu keluar dari mulut mereka. Jadi kekosongan yang ditinggalkan ayat ini tidak diisi Allah, melainkan dipakai sebagai celah yang mereka masuki sendiri. Kekosongan yang tidak diisi menjadi celah yang dimasuki sendiri oleh yang bertanya.