فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا وَقِيلَ هَٰذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ
Maka ketika mereka melihatnya sudah dekat, muramlah wajah orang-orang yang kufur, dan dikatakan, “Inilah yang dahulu kalian minta.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُواfa-lammaa ra'awhu zulfatan sii'at wujuuhu lladziina kafaruumaka ketika mereka melihatnya sudah dekat, muramlah wajah orang-orang yang kufur
- وَقِيلَ هَٰذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَwa-qiila haadzaa lladzii kuntum bihi tadda'uunadan dikatakan, 'inilah yang dahulu kalian minta'
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-a-y, z-l-f, s-w-a, w-j-h, k-f-r, q-w-l, k-w-n, d-'-w): ra'awhu zulfah diterjemahkan 'melihatnya dekat' (akar r-'-y + akar z-l-f); sii'at wujuuh diterjemahkan 'muram wajah' (akar s-w-' + akar w-j-h); tadda'uun diterjemahkan 'kalian minta/seru' (akar d-'-w, da'aa). gloss '(azab (pada hari Kiamat))/(kepada mereka)/(sesuatu)/(bahwa kamu tidak akan dibangkitkan)' dibuang.
Aplikasi
Perubahan drastis ekspresi wajah pada momen kebenaran: 'ketika mereka melihatnya sudah dekat, muramlah wajah orang-orang yang kufur, dan dikatakan: inilah yang dahulu kalian minta (disegerakan)', ironi pahit ketika permintaan skeptis untuk mempercepat bukti akhirnya terkabul namun justru membawa kengerian, bukan kepuasan yang diharapkan.