فَذَرْنِي وَمَنْ يُكَذِّبُ بِهَٰذَا الْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

Biarkan Aku bersama orang-orang yang mendustakan tuturan ini. Kelak akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَذَرْنِي وَمَنْ يُكَذِّبُ بِهَٰذَا الْحَدِيثِfa-dzarnii wa-man yukadzdzibu bi-haadzaa l-hadiitsibiarkan Aku bersama orang-orang yang mendustakan tuturan ini
  2. سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَsa-nastadrijuhum min haytsu laa ya'lamuunakelak akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Pembiaran strategis sebagai bentuk konsekuensi: 'biarkan Aku bersama orang-orang yang mendustakan... Kami biarkan mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui', pengakuan bahwa konsekuensi terkadang datang bertahap dan tak terduga, bukan hukuman instan, proses yang justru lebih mengerikan karena tidak disadari sedang terjadi.