وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيَهْ

Dan adapun orang yang diberi kitabnya di tangan kirinya, dia berkata, “Seandainya aku tidak diberi kitabku,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيَهْwa-ammaa man uutiya kitaabahu bi-shimaalihi fa-yaquulu yaa laytanii lam uuta kitaabiyahdan adapun orang yang diberi kitabnya di tangan kirinya, dia berkata, 'seandainya aku tidak diberi kitabku'
Aplikasi

Penyesalan mendalam yang terungkap: penerima kitab di tangan kiri berkata 'seandainya aku tidak diberi kitabku', keinginan untuk menghindari kenyataan yang harus dihadapi, kontras tajam dengan antusiasme penerima kitab kanan, ilustrasi kuat tentang perbedaan konsekuensi dari pilihan hidup yang berbeda.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, k-t-b, sh-m-l, q-w-l): uutiya kitaabahu bi-shimaalihi diterjemahkan 'diberi kitabnya di tangan kiri' (akar '-t-y + akar k-t-b + akar sh-m-l); yaa laytanii lam uuta kitaabiyah diterjemahkan 'seandainya aku tak diberi kitabku' (penyesalan). Selaras.