Ayat 69:30
خُذُوهُ فَغُلُّوهُ
“Tangkaplah dia, lalu belenggulah dia,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- خُذُوهُ فَغُلُّوهُkhudzuuhu fa-ghulluuhu'tangkaplah dia, lalu belenggulah dia'
Aplikasi
Perintah eksekusi yang langsung: 'tangkaplah dia, lalu belenggulah dia', instruksi tegas tanpa ambiguitas, momen ketika penilaian final berubah menjadi tindakan konkret tanpa penundaan lebih lanjut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, gh-l-l): khudhuuhu fa-ghulluuhu diterjemahkan 'tangkaplah & belenggulah' (akar '-kh-dz + akar gh-l-l). gloss '(Allah berfirman,)/(tangannya ke lehernya)' dibuang.
Ayat 69:31
ثُمَّ الْجَحِيمَ صَلُّوهُ
Kemudian bakarlah dia dalam neraka yang menyala-nyala!
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ الْجَحِيمَ صَلُّوهُtsumma l-jahiima salluuhu'kemudian bakarlah dia dalam neraka yang menyala-nyala'
Aplikasi
Konsekuensi yang eksplisit: 'bakar dia dalam Neraka!', kejelasan hukuman yang tidak disamarkan, ketegasan bahasa yang menegaskan keseriusan konsekuensi bagi pilihan hidup yang diambil.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Kemudian, masukkan dia ke dalam (neraka) Jahim. “Then burn him in Hell; *salluuhu* diterjemahkan 'bakar dia', akar ini akar s-l-y (s-l-y, BUKAN akar s-l-w s-l-w akar-salat; homograf yg WAJIB dibedakan, lih. & jebakan homograf yg dicatat dossier SLW pekerjaan ini). 'Bakar dia' (sebagian penerjemah 'burn') lbh harfiah drpd 'masukkan dia' (terjemahan lain, melembutkan citra pembakaran); terjemahan ini/sebagian penerjemah konvergen mempertahankan kekerasan-citra ayat ancaman ini apa adanya.
Ayat 69:32
ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُtsumma fii silsilatin dzar'uhaa sab'uuna dziraa'an fa-slukuuhu'kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta'
Aplikasi
Detail spesifik hukuman: 'belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta', presisi deskriptif yang menegaskan realitas konkret konsekuensi, bukan gambaran abstrak yang mudah diabaikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-l-s-l, dz-r-', s-b-', s-l-k): silsilah dhar'uhaa sab'uun dhiraa'an diterjemahkan 'rantai panjangnya tujuh puluh hasta' (akar s-l-s-l + akar dz-r-'); uslukuuhu diterjemahkan 'belitlah (masukkanlah)' (akar s-l-k). Selaras.