إِنَّهُ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ

Sesungguhnya dia tidak beriman kepada Allah Sang Agung.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. إِنَّهُ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِinnahu kaana laa yu'minu billaahi l-azhiimisesungguhnya dia tidak beriman kepada Allah Sang Agung
Catatan pilihan kata (ringkas)

azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'He believed not in1 God, the Great,' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Aplikasi

Akar masalah yang diidentifikasi: 'sesungguhnya dia tidak beriman kepada Allah Sang Agung', pengungkapan penyebab dasar dari seluruh rangkaian konsekuensi, penolakan terhadap keimanan sebagai titik awal kegagalan.