خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۚ ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ
Pandangan mereka tertunduk, diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌkhaashi'atan absaaruhum tarhaquhum dzillatunpandangan mereka tertunduk, diliputi kehinaan
- ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَdzaalika l-yawmu lladzii kaanuu yuu'aduunaitulah hari yang diancamkan kepada mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. sebagian penerjemah: 'Their eyes humbled,1 humiliation covering them. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.
Aplikasi
Penutup dengan gambaran kehinaan yang telah dijanjikan: 'pandangan mereka tertunduk (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka', konfirmasi akhir bahwa peringatan yang telah lama disampaikan bukan ancaman kosong, melainkan kepastian yang akhirnya terwujud persis seperti yang dijanjikan.