وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ ۖ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا
Dan sesungguhnya kami dahulu selalu menduduki beberapa tempat untuk mencuri dengar. Akan tetapi, sekarang siapa yang mencuri dengar pasti akan menjumpai panah api yang mengintai.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِwa-annaa kunnaa naq'udu minhaa maqaa'ida li-s-sam'i'dan sesungguhnya kami dahulu selalu menduduki beberapa tempat untuk mencuri dengar'
- فَمَنْ يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًاfa-man yastami'i l-aana yajid lahu shihaaban rasadan'akan tetapi, sekarang siapa yang mencuri dengar pasti akan menjumpai panah api yang mengintai'
Catatan pilihan kata (ringkas)
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.
Aplikasi
Perubahan kondisi akses informasi: 'dahulu kami selalu menduduki beberapa tempat untuk mencuri dengar... sekarang siapa yang mencoba mencuri dengar pasti akan menjumpai panah api yang mengintai', pengakuan tentang perubahan tingkat keamanan, konteks historis yang menegaskan peningkatan pengawasan terhadap upaya akses ilegal.