وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
Dan bahwa masjid-masjid itu milik Allah, maka janganlah kalian menyeru seorang pun bersama Allah.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًاwa-anna l-masaajida lillaahi fa-laa tad'uu ma'a llaahi ahadandan bahwa masjid-masjid itu milik Allah, maka janganlah kalian menyeru seorang pun bersama Allah
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar s-j-d, a-l-h, d-'-w, a-h-d): al-masaajid li-llaah fa-laa tad'uu ma'a llaah ahadan diterjemahkan 'masjid milik Allah, jangan menyeru seorang pun bersama Allah' (akar s-j-d + akar d-'-w, da'aa (menyeru), BUKAN 'menyembah'; eksklusivitas seruan/permohonan kepada Allah SAJA di tempat sujud; ayat kunci pisah abada≠da'aa, sepasang 72:20, 40:60). Selaras.
Aplikasi
Prinsip eksklusivitas penyembahan di tempat suci: 'masjid-masjid itu milik Allah, maka janganlah kalian menyeru seorang pun bersama Allah', penegasan kemurnian tujuan tempat ibadah, batas yang jelas terhadap pencampuran objek penyembahan di ruang yang didedikasikan khusus.