عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا
Dia mengetahui yang gaib. Lalu, Dia tidak memperlihatkan gaib-Nya kepada siapa pun,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًاaalimu l-ghaybi fa-laa yuzhhiru alaa ghaybihi ahadanDia mengetahui yang gaib. Lalu Dia tidak memperlihatkan gaib-Nya kepada siapa pun
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: lema aalim/'allaam ditangani per konvensi (bentuk verbal dijaga); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
Eksklusivitas pengetahuan tersembunyi: 'Dia mengetahui yang gaib. Lalu, Dia tidak memperlihatkan yang gaib itu kepada siapa pun', penegasan bahwa pengetahuan tentang hal-hal tersembunyi secara default tidak dibagikan, batas yang jelas antara pengetahuan ilahi dan pengetahuan makhluk.