إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًا
Sesungguhnya Kami mengutus kepada kalian seorang rasul sebagai saksi atas kalian, sebagaimana Kami mengutus seorang rasul kepada Fir'aun.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًاinnaa arsalnaa ilaykum rasuulan shaahidan alaykum kamaa arsalnaa ilaa fir'awna rasuulansesungguhnya Kami mengutus kepada kalian seorang rasul sebagai saksi atas kalian, sebagaimana Kami mengutus seorang rasul kepada Fir'aun
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-s-l, sh-h-d): arsalnaa ilaykum rasuulan shaahidan alaykum diterjemahkan 'mengutus rasul sebagai saksi atas kalian' (akar r-s-l + akar sh-h-d, rasul sbg saksi, cf. 33:45, 2:143); kamaa arsalnaa ilaa fir'awn diterjemahkan 'sebagaimana kepada Firaun' (akar r-s-l, kesejajaran para rasul). Selaras.
Aplikasi
contoh serupa historis sebagai peringatan: 'Kami mengutus kepada kalian seorang rasul sebagai saksi atas kalian, sebagaimana Kami mengutus seorang rasul kepada Firaun', perbandingan langsung dengan kisah terkenal, menegaskan bahwa pola pengutusan-kesaksian ini bukan hal baru, melainkan mengikuti contoh serupa yang sudah dikenal.