إِنَّهَا لَإِحْدَى الْكُبَرِ
Sesungguhnya ia benar-benar salah satu yang paling besar,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّهَا لَإِحْدَى الْكُبَرِinnahaa la-ihdaa l-kubarisesungguhnya ia benar-benar salah satu yang paling besar
Terjemahan per kata (3 kata)
- إِنَّهَاinnahaasesungguhnya ia
- لَإِحْدَىla-ihdaabenar-benar salah satu
- الْكُبَرِl-kubariperkara besar
Inti bacaan
Penegasan skala kepentingan Saqar: 'sesungguhnya ia benar-benar salah satu (bencana) yang sangat besar', klasifikasi tegas tentang tingkat keseriusan konsekuensi yang telah dijelaskan sebelumnya.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan kurung '(neraka Saqar itu)' dan sebutan 'bencana' tidak dipakai: (الْكُبَرِ, al-kubar), bentuk jamak elatif, dibiarkan tanpa mengembalikan nomina spesifik yang tidak eksplisit dalam Arab.
Kata (إِحْدَى, ihdaa) muncul 5 kali di seluruh Al-Qur'an: 8:7, 9:52, 28:27, 35:42, dan 74:35. Ia berarti salah satu.
Kata (الْكُبَرِ, al-kubar) muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an. Ia berarti perkara-perkara besar.
Perhatikan bahwa empat pemakaian lainnya menyangkut pilihan di antara dua hal. Yang di sini menyangkut salah satu dari banyak.
Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu sebutan dipakai untuk dua jenis pilihan.
Perhatikan bahwa ayat ini menjawab tiga sumpah sebelumnya. Jawabannya cuma satu baris.
Perbandingan itu mencolok. Tiga sumpah dijawab satu pernyataan pendek.
Al-Qur'an tidak menyatakan perbandingan itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa jawabannya jauh lebih pendek.
Perhatikan bahwa yang dinyatakan bukan bahwa ia yang terbesar. Yang dinyatakan bahwa ia salah satu yang besar.
Susunan itu menahan diri. Al-Qur'an tidak menerangkan penahanan itu.
Perhatikan bahwa yang dimaksud tidak disebut. Sebutan penunjuk dipakai tanpa nama.
Kekosongan itu bisa diisi dari 74:30 atau dari peringatan di 74:36. Al-Qur'an tidak memilihkan.
Perhatikan bahwa ayat ini tiga patah. Ia sepanjang 74:33 dan 74:34.
Keseragaman itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa tiga baris berturut-turut sama panjangnya.
Perhatikan bahwa ayat ini dibuka dengan penegas. Susunan itu memberi bobot pada pernyataannya.
Al-Qur'an tidak menerangkan penegasan tersebut. Yang tertulis cuma bahwa barisnya dibuka dengan sebuah penguat.
Perhatikan bahwa sesudah ayat ini gambarannya berpindah ke peringatan. Di 74:36 sasarannya disebut.
Perhatikan bahwa jawaban ini tidak menyebut hukuman. Yang dinyatakan cuma besarnya perkara.
Susunan itu berhenti sebelum merinci. Al-Qur'an tidak menerangkan pilihan tersebut.
Perhatikan bahwa 35:42 memakai sebutan salah satu untuk sumpah orang. Susunannya berbeda dari ayat ini.
Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa lima pemakaiannya berdiri di lima keadaan.
Perhatikan bahwa 8:7 dan 9:52 memakainya untuk pilihan di antara dua. Susunannya jelas berbeda.
Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu sebutan menampung dua jenis pilihan.
Perhatikan bahwa sebutan perkara besar itu berbentuk jamak. Ia menunjuk banyak perkara, bukan satu.
Susunan jamak itu memperluas gambarannya. Al-Qur'an tidak menerangkan perluasan itu.
Perhatikan bahwa ayat ini memakai sebutan perempuan untuk yang ditunjuk. Rujukannya karena itu tidak sembarang.
Petunjuk itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa susunannya menyesuaikan diri.
Perhatikan bahwa jawaban ini menutup rangkaian sumpah. Sesudahnya sasarannya disebut di 74:36.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa Saqar termasuk perkara yang paling dahsyat. Ayat ini menjawab tiga sumpah sebelumnya dengan satu pernyataan pendek. Kata keduanya muncul 5 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu 8:7, 9:52, 28:27, 35:42, dan 74:35, dan kata terakhirnya muncul 1 kali.
Empat pemakaian lainnya menyangkut pilihan di antara dua hal, sedangkan yang di sini menyangkut salah satu dari banyak. Al-Qur'an tidak menyatakan perbedaan itu.
Ayat ini juga menjawab tiga sumpah sebelumnya dengan jawaban yang cuma satu baris, sehingga perbandingannya mencolok. Yang dinyatakan juga bukan bahwa ia yang terbesar melainkan bahwa ia salah satu yang besar.
Yang dimaksud juga tidak disebut, sebab sebutan penunjuk dipakai tanpa nama. Kekosongan itu bisa diisi dari 74:30 atau dari peringatan di 74:36.
Ayat ini juga tiga patah, sepanjang 74:33 dan 74:34 yang mendahuluinya, dan ia dibuka dengan penegas yang memberi bobot tambahan pada pernyataannya. Jawaban ini juga tidak menyebut hukuman, sebab yang dinyatakan cuma besarnya perkara. Ayat 35:42 memakai sebutan salah satu untuk sumpah orang, sedangkan 8:7 dan 9:52 memakainya untuk pilihan di antara dua. Sebutan perkara besar itu juga berbentuk jamak, sehingga ia menunjuk kepada banyak perkara sekaligus dan bukan kepada satu perkara saja.
Renungan dan Hikmah
- Kata keduanya dipakai Allah cuma di 8:7, 9:52, 28:27, 35:42, dan 74:35. Empat pemakaian lainnya menyangkut pilihan di antara dua hal, sedangkan yang di sini menyangkut salah satu dari banyak. Satu sebutan dipakai untuk dua jenis pilihan yang berbeda. Al-Qur'an tidak menyatakan perbedaan itu dengan satu kalimat pun. Ayat 8:7 dan 9:52 memakai sebutan itu untuk pilihan di antara dua hal. Lima pemakaiannya berdiri di lima keadaan yang sama sekali berbeda. Ayat 28:27 dan 35:42 memakainya dengan cara yang lain lagi.
- Ayat ini menjawab tiga sumpah yang disusun Allah di 74:32 sampai 74:34, dan jawabannya cuma satu baris. Perbandingan itu mencolok, sebab tiga sumpah dijawab satu pernyataan pendek. Al-Qur'an tidak menyatakan perbandingan itu, dan penguatnya jauh lebih panjang daripada yang dikuatkan. Jawaban atas tiga sumpah cuma satu baris tiga patah. Penguatnya jauh lebih panjang daripada pernyataan yang dikuatkannya. Tiga baris sumpah itu dijawab satu baris tiga patah saja.
- Yang dinyatakan Allah bukan bahwa ia yang terbesar, melainkan bahwa ia salah satu yang besar. Susunan itu menahan diri dari mengatakan lebih. Al-Qur'an tidak menerangkan penahanan itu, dan pernyataannya justru terdengar lebih berat karena tidak dilebih-lebihkan. Yang dinyatakan bukan yang terbesar, melainkan salah satu yang besar. Menahan diri seperti itu justru membuat pernyataannya terdengar lebih berat. Ayat 74:36 baru menyebut kepada siapa peringatan itu ditujukan.
- Yang dimaksud tidak disebut Allah, sebab sebutan penunjuk dipakai tanpa nama. Kekosongan itu bisa diisi dari 74:30 atau dari peringatan di 74:36. Al-Qur'an tidak memilihkan satu pun di antara keduanya, dan pembacanya dibiarkan menimbangnya sendiri. Sebutan perkara besar berbentuk jamak, menunjuk banyak dan bukan satu. Susunan jamak itu memperluas gambarannya tanpa menyebut satu perkara pun. Jumlahnya tidak disebut, dan namanya pun tidak pernah tertulis.
- Ayat ini tiga patah, sepanjang 74:33 dan 74:34 yang mendahuluinya. Tiga baris berturut-turut yang disusun Allah sama panjangnya. Al-Qur'an tidak menyatakan keseragaman itu, dan iramanya tetap dari sumpah sampai jawabannya. Yang ditunjuk tidak disebut namanya di baris ini. Rujukannya bisa diisi dari 74:30 atau dari peringatan di 74:36. Ayat 74:30 dan 74:36 sama-sama bisa menjadi rujukan baginya.
- Ayat ini dibuka Allah dengan penegas, dan susunan itu memberi bobot pada pernyataannya. Sesudah baris ini gambarannya berpindah ke peringatan, dan sasarannya disebut di 74:36. Kalau sebuah pernyataan sudah dikuatkan tiga sumpah lalu masih ditambah penegas, apa yang sedang diperkirakan tentang orang yang mendengarnya? Sesudah baris ini sasarannya baru disebut di 74:36. Tiga sumpah, satu jawaban, lalu satu sasaran, seluruhnya muat dalam lima baris. Lima baris saja memuat sumpah, jawaban, dan sasarannya sekaligus.