لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ
Bagi siapa di antara kalian yang ingin maju atau mundur.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَli-man syaa'a minkum an yataqaddama aw yata'akhkharabagi siapa di antara kalian yang ingin maju atau mundur
Terjemahan per kata (7 kata)
- لِمَنْli-manbagi siapa
- شَاءَsyaa'amenghendaki
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- أَنْanuntuk
- يَتَقَدَّمَyataqaddamaterdahulu
- أَوْawatau
- يَتَأَخَّرَyata'akhkharaterkemudian
Inti bacaan
Pengakuan kebebasan memilih: 'bagi siapa di antara kalian yang ingin maju atau mundur', penghormatan terhadap kehendak bebas manusia untuk merespons peringatan dengan cara masing-masing, tidak ada paksaan dalam menerima kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
Rangkaian (لِمَنْ شَاءَ, liman syaa-a) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an: 74:37 dan 81:28. Dua-duanya menawarkan pilihan.
Perhatikan bahwa 81:28 juga berdiri di dekat penutup surahnya. Susunannya sejajar dengan ayat ini.
Al-Qur'an tidak menandai kesejajaran itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua surah menaruh tawaran itu di tempat yang mirip.
Perhatikan bahwa 81:29 kemudian mengembalikan pilihan itu kepada kehendak Allah. Susunan itu sama dengan 76:30.
Al-Qur'an tidak menandai kesejajaran itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa tiga surah memakai susunan yang serupa.
Kata (يَتَقَدَّمَ, yataqaddama) muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an. Ia berarti maju ke depan.
Kata (يَتَأَخَّرَ, yata-akhkhara) juga muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an. Ia berarti mundur ke belakang.
Jadi dua patah di baris ini tidak punya pemakaian kedua. Al-Qur'an tidak menandai hal tersebut.
Perhatikan bahwa dua sebutan itu berlawanan artinya. Yang satu maju, dan yang lain mundur.
Susunan itu mencakup dua arah sekaligus. Al-Qur'an tidak menyatakan pencakupan itu.
Perhatikan bahwa dua pilihan itu diberikan tanpa penilaian. Al-Qur'an tidak menyebut mana yang lebih baik.
Kekosongan itu dibiarkan terbuka. Yang bisa dibaca cuma dua arahnya.
Perhatikan bahwa tawaran ini datang sesudah peringatan di 74:36. Yang diperingatkan lalu diberi pilihan.
Urutan itu masuk akal. Al-Qur'an tidak menyatakan kewajaran itu.
Perhatikan bahwa ayat ini enam patah. Ia jauh lebih panjang daripada dua baris sebelumnya.
Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa iramanya melambat di baris ini.
Perhatikan bahwa sasarannya disebut jamak di sini. Baris sebelumnya memakai sebutan manusia pada umumnya.
Perhatikan bahwa dua pilihan itu memakai gambaran gerakan. Maju dan mundur adalah perbuatan tubuh.
Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa gambarannya memakai langkah.
Perhatikan bahwa cara itu dipakai juga di 74:23. Di sana berpaling juga berupa gerakan tubuh.
Kesamaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua baris memakai gambaran yang serupa.
Perhatikan bahwa yang disapa di sini jamak. Baris sebelumnya memakai sebutan manusia pada umumnya.
Pergantian itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa sasarannya menyempit ke kelompok yang mendengar.
Perhatikan bahwa tawaran ini tidak diikuti pengembalian kepada kehendak Allah. Susunan itu berbeda dari 81:29.
Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa surah ini berhenti di tawarannya.
Perhatikan bahwa pengembalian semacam itu baru muncul di 74:56. Jaraknya sembilan belas ayat.
Al-Qur'an tidak menandai jarak itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa susunannya tetap lengkap, meski terpisah jauh.
Perhatikan bahwa ayat ini yang terpanjang di bagian penutupnya. Baris-baris sekitarnya cuma dua sampai empat patah.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kebebasan memilih setiap orang untuk maju dalam kebaikan atau mundur darinya. Ayat ini menawarkan pilihan kepada yang diperingatkan. Rangkaian dua kata pertamanya muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu 74:37 dan 81:28, dan dua-duanya menawarkan pilihan.
Perhatikan bahwa 81:28 juga berdiri di dekat penutup surahnya dengan susunan yang sejajar. Ayat 81:29 kemudian mengembalikan pilihan itu kepada kehendak Allah, dan susunan itu sama dengan 76:30.
Kata kelima dan terakhirnya masing-masing muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an, sehingga ayat ini memuat dua sebutan yang tidak berulang. Dua sebutan itu berlawanan artinya, sebab yang satu maju dan yang lain mundur.
Dua pilihan itu juga diberikan tanpa penilaian, sebab Al-Qur'an tidak menyebut mana yang lebih baik. Tawaran ini juga datang sesudah peringatan di 74:36.
Ayat ini juga enam patah dan jauh lebih panjang daripada dua baris sebelumnya, sehingga iramanya melambat di sini. Dua pilihan itu juga memakai gambaran gerakan, sebab maju dan mundur adalah perbuatan tubuh, sama seperti berpaling di 74:23. Yang disapa di sini juga jamak, padahal baris sebelumnya memakai sebutan manusia pada umumnya. Tawaran ini juga tidak langsung diikuti pengembalian kepada kehendak Allah seperti di 81:29, sebab pengembalian semacam itu baru muncul di 74:56.
Renungan dan Hikmah
- Rangkaian dua kata pertamanya dipakai Allah cuma di 74:37 dan 81:28, dan dua-duanya menawarkan pilihan. Ayat 81:28 juga berdiri di dekat penutup surahnya dengan susunan yang sejajar. Dua surah menaruh tawaran itu di tempat yang mirip letaknya. Al-Qur'an tidak menandai kesejajaran itu dengan satu kalimat pun. Ayat 81:28 juga menaruh tawaran itu di dekat penutup surahnya. Dua surah itu memakai rangkaian yang sama di tempat yang mirip letaknya. Keduanya sama-sama surah pendek di paruh akhir mushaf.
- Ayat 81:29 kemudian mengembalikan pilihan itu kepada kehendak Allah, dan susunan itu sama dengan 76:30. Tiga surah memakai susunan yang serupa, yaitu tawaran lalu pengembalian. Al-Qur'an tidak menandai kesejajaran itu, dan ia cuma terlihat kalau ketiganya dibandingkan berdampingan. Ayat 76:30 dan 81:29 mengembalikan pilihan itu kepada kehendak Allah. Surah ini justru menunda pengembalian itu sampai jauh di 74:56. Sembilan belas baris penuh memisahkan tawaran itu dari pengembaliannya.
- Kata kelima dan terakhirnya masing-masing dipakai Allah 1 kali di seluruh Al-Qur'an. Dua sebutan itu berlawanan artinya, sebab yang satu maju dan yang lain mundur. Susunan itu mencakup dua arah sekaligus tanpa menyisakan yang ketiga. Al-Qur'an tidak menyatakan pencakupan itu. Maju dan mundur sama-sama gambaran gerakan tubuh, seperti berpaling di 74:23. Dua bagian surah ini memakai bahan gambaran yang serupa satu sama lain. Gambaran gerakan itu dipakai lagi di sini sesudah 74:23.
- Dua pilihan itu diberikan Allah tanpa penilaian, sebab Al-Qur'an tidak menyebut mana yang lebih baik. Kekosongan itu dibiarkan terbuka, dan yang bisa dibaca cuma dua arahnya. Pembacanya diminta memilih tanpa diberi tahu akibat masing-masing di baris ini. Penilaiannya baru datang di 74:38 dan sesudahnya. Tidak ada pilihan ketiga yang disediakan di antara maju dan mundur. Dua arah itu sudah mencakup seluruh kemungkinan yang tersisa. Tidak ada arah ketiga mana pun yang tersisa untuk dipilih.
- Tawaran ini datang sesudah peringatan yang disebut Allah di 74:36. Yang diperingatkan lalu diberi pilihan di baris berikutnya. Urutan itu masuk akal, sebab peringatan tanpa pilihan tidak menyisakan apa-apa untuk dikerjakan. Al-Qur'an tidak menyatakan kewajaran itu. Al-Qur'an tidak menyebut mana yang lebih baik di baris ini. Penilaiannya baru menyusul di 74:38 dan sesudahnya. Pembacanya diminta memilih lebih dulu sebelum tahu akibat kedua arah itu.
- Ayat ini enam patah dan jauh lebih panjang daripada dua baris sebelumnya yang cuma dua sampai tiga patah. Iramanya melambat tepat di baris yang menawarkan pilihan kepada pembacanya. Lalu apa yang sebenarnya sedang diberi waktu untuk ditimbang di titik itu? Enam patah melawan dua patah di baris sekitarnya. Iramanya melambat tepat pada saat pilihan itu mulai ditawarkan. Enam patah melawan dua patah saja di baris-baris sekitarnya.