إِلَّا أَصْحَابَ الْيَمِينِ

Kecuali golongan kanan,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِلَّا أَصْحَابَ الْيَمِينِillaa ashaaba l-yamiinikecuali golongan kanan

Terjemahan per kata (3 kata)

  1. إِلَّاillaakecuali
  2. أَصْحَابَashaabagolongan
  3. الْيَمِينِl-yamiinikanan

Inti bacaan

Pengecualian bagi yang selamat: 'kecuali golongan kanan', penegasan bahwa gadai tersebut bisa 'ditebus' melalui amal saleh, bukan nasib tetap tanpa jalan keluar.

Penjelasan pilihan kata

Rangkaian (أَصْحَابَ الْيَمِينِ, ashhaabal yamiin) muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an. Ia menamai golongan kanan.

Kata (الْيَمِينِ, al-yamiin) muncul 13 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain 18:17, 37:28, 56:27, dan 69:45. Ia berarti kanan.

Perhatikan bahwa surah 56 memakai sebutan golongan kanan dengan susunan yang berbeda. Di sana dipakai bentuk yang lain.

Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua surah memakai dua susunan.

Perhatikan bahwa ayat ini memuat pengecualian atas 74:38. Aturan umumnya baru saja dinyatakan.

Susunan itu menyempitkan cakupannya seketika. Al-Qur'an tidak menandai penyempitan itu.

Perhatikan bahwa yang dikecualikan tidak diterangkan sifatnya. Al-Qur'an tidak menyebut apa yang mereka kerjakan.

Kekosongan itu tidak diisi di ayat berikutnya. Yang disebut cuma keadaan mereka.

Perhatikan bahwa nama golongan itu memakai arah, bukan perbuatan. Mereka dikenali lewat sisi kanan.

Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa penamaannya memakai arah.

Perhatikan bahwa ayat ini cuma dua patah. Ia baris paling pendek di bagian ini.

Kesingkatan itu tidak disebut Al-Qur'an. Yang tertulis cuma bahwa pengecualiannya diberikan pendek.

Perhatikan bahwa pengecualian itu tidak menyebut jumlahnya. Al-Qur'an tidak menyebut berapa banyak.

Kekosongan itu dibiarkan terbuka. Yang bisa dibaca cuma bahwa mereka ada.

Perhatikan bahwa ayat ini membuka bagian baru. Sesudahnya keadaan mereka digambarkan.

Gambarannya berlangsung sampai 74:47. Al-Qur'an tidak menandai batasnya.

Perhatikan bahwa golongan kanan disebut sekali saja di surah ini. Sesudahnya yang dibicarakan pihak lain.

Perhatikan bahwa surah 56 memakai sebutan golongan kanan tiga kali. Di 56:27, 56:38, dan 56:90.

Perbedaan jumlah itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu surah memakainya lebih sering.

Perhatikan bahwa surah ini memakainya sekali saja. Sesudah baris ini mereka tidak disebut lagi.

Kekhususan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa penyebutannya tunggal.

Perhatikan bahwa pengecualian ini dinyatakan dengan satu sebutan pengecual. Susunannya paling ringkas yang mungkin.

Keringkasan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua patah cukup untuk mengecualikan.

Perhatikan bahwa mereka tidak diberi keterangan amal. Al-Qur'an tidak menyebut apa yang membuat mereka selamat.

Kekosongan itu diisi secara terbalik di 74:43 sampai 74:46. Di sana disebut apa yang tidak dikerjakan pihak lain.

Al-Qur'an tidak menyatakan hubungan itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa jawabannya datang dari arah yang berlawanan.

Perhatikan bahwa cara itu tidak lazim. Yang selamat dikenali lewat apa yang tidak dikerjakan yang lain.

Susunan itu memakai bayangan, bukan gambaran langsung. Al-Qur'an tidak menerangkan pilihan itu.

Tafsiran

Ayat ini mengecualikan golongan kanan dari status tergadai tersebut. Ayat ini mengecualikan satu golongan dari aturan umum di 74:38. Rangkaian dua patahnya muncul 1 kali di seluruh Al-Qur'an, dan ia menamai golongan kanan.

Kata terakhirnya muncul 13 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain 18:17, 37:28, 56:27, dan 69:45. Surah 56 memakai sebutan golongan kanan dengan susunan yang berbeda, sebab di sana dipakai bentuk yang lain.

Ayat ini juga memuat pengecualian atas 74:38 yang aturan umumnya baru saja dinyatakan. Susunan itu menyempitkan cakupannya seketika.

Yang dikecualikan juga tidak diterangkan sifatnya, sebab Al-Qur'an tidak menyebut apa yang mereka kerjakan. Nama golongan itu juga memakai arah dan bukan perbuatan.

Ayat ini juga cuma dua patah dan yang terpendek di bagian ini, serta membuka bagian baru yang berlangsung sampai 74:47. Surah 56 juga memakai sebutan golongan kanan tiga kali, yaitu di 56:27, 56:38, dan 56:90, sedangkan surah ini memakainya sekali saja. Pengecualian ini juga dinyatakan dengan satu sebutan pengecual, sehingga susunannya paling ringkas yang mungkin. Mereka juga tidak diberi keterangan amal sama sekali, dan kekosongan itu diisi secara terbalik di 74:43 sampai 74:46 lewat apa yang justru tidak dikerjakan pihak yang lain.

Renungan dan Hikmah

  • Rangkaian dua patahnya dipakai Allah 1 kali di seluruh Al-Qur'an, dan ia menamai golongan kanan. Surah 56 memakai sebutan golongan kanan dengan susunan yang berbeda, sebab di sana dipakai bentuk yang lain. Dua surah memakai dua susunan untuk golongan yang sama. Al-Qur'an tidak menyatakan perbedaan itu dengan satu kalimat pun. Surah 56 memakai sebutan golongan kanan di 56:27, 56:38, dan 56:90. Surah ini memakainya sekali saja lalu meninggalkannya. Tiga banding satu, dan itulah perbandingan antara dua surahnya.
  • Ayat ini memuat pengecualian atas 74:38 yang aturan umumnya baru saja dinyatakan Allah. Susunan itu menyempitkan cakupannya seketika di baris berikutnya. Al-Qur'an tidak menandai penyempitan itu, dan pembacanya sempat merasa tercakup seluruhnya selama satu baris. Dua patah cukup untuk mengecualikan satu golongan dari aturan umum. Susunannya paling ringkas yang mungkin untuk pekerjaan sebesar itu. Dua patah kata mengerjakan pekerjaan sebesar sebuah pengecualian.
  • Yang dikecualikan tidak diterangkan Allah sifatnya, sebab Al-Qur'an tidak menyebut apa yang mereka kerjakan. Kekosongan itu tidak diisi di ayat berikutnya, dan yang disebut cuma keadaan mereka. Pembacanya tahu mereka selamat tanpa tahu mengapa. Alasannya justru diucapkan pihak lain di 74:43 sampai 74:46. Mereka tidak diberi keterangan amal satu pun di baris ini. Yang bisa dibaca cuma bahwa mereka tidak tertahan. Amal mereka sama sekali tidak dirinci di baris mana pun juga.
  • Nama golongan itu memakai arah, bukan perbuatan, sehingga mereka dikenali Allah lewat sisi kanan. Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Penamaan lewat arah membuat mereka bisa dikenali sekilas tanpa diperiksa satu per satu. Ayat 74:43 sampai 74:46 menyebut apa yang tidak dikerjakan pihak lain. Keselamatan mereka karena itu terbaca dari bayangannya. Bayangannya baru terbaca dari pengakuan pihak yang lain di 74:43.
  • Ayat ini cuma dua patah dan yang terpendek di bagian ini. Allah memberikan pengecualiannya dengan sangat singkat, tanpa jumlah dan tanpa keterangan. Al-Qur'an tidak menyebut berapa banyak mereka, dan yang bisa dibaca cuma bahwa mereka ada. Nama golongan itu memakai arah, dan bukan perbuatan atau sifat. Mereka dikenali sekilas tanpa diperiksa satu per satu. Arah kanan sudah menjadi tanda yang cukup untuk mengenali mereka.
  • Ayat ini membuka bagian baru yang gambarannya dilanjutkan Allah sampai 74:47. Golongan kanan disebut sekali saja di surah ini, dan sesudahnya yang dibicarakan pihak lain. Kalau golongan yang selamat cuma disebut sekali lalu perhatiannya berpindah, apa yang sebenarnya sedang dijadikan pokok? Ayat 74:40 sampai 74:47 melanjutkan gambaran yang dibuka baris ini. Delapan baris berdiri di atas satu pengecualian dua patah. Ayat 74:40 sampai 74:47 seluruhnya melanjutkan apa yang dibuka baris pendek ini.