عَنِ الْمُجْرِمِينَ

Tentang para pendosa,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. عَنِ الْمُجْرِمِينَ'ani l-mujrimiinatentang para pendosa

Terjemahan per kata (2 kata)

  1. عَنِ'anitentang
  2. الْمُجْرِمِينَl-mujrimiinapara pendosa

Inti bacaan

Topik pembicaraan yang spesifik: 'tentang para pendosa', kelanjutan interaksi yang mengarah pada refleksi tentang nasib yang berbeda, bukan sekadar obrolan tanpa makna.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melanjutkan kalimat dari 74:40 (golongan kanan saling bertanya tentang para pendosa).

Kata (الْمُجْرِمِينَ, al-mujrimiin) muncul 22 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain 7:40, 15:12, 32:22, dan 43:74. Ia menamai orang yang berbuat dosa.

Perhatikan bahwa dua puluh dua pemakaiannya tersebar di dua puluh surah. Hampir tiap surah memakainya sekali.

Al-Qur'an tidak menandai penyebaran itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa pemakaiannya merata.

Perhatikan bahwa ayat ini cuma dua patah. Ia sependek 74:39 dan 74:40.

Tiga baris berturut-turut karena itu sama panjangnya. Al-Qur'an tidak menandai keseragaman itu.

Perhatikan bahwa ayat ini melanjutkan 74:40 tanpa penghubung. Dua baris membentuk satu kalimat.

Susunan itu menyatukan dua baris tersebut. Al-Qur'an tidak menyebut penyatuan itu.

Perhatikan bahwa yang ditanyakan pihak lain, bukan diri mereka sendiri. Percakapannya menyangkut orang lain.

Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa pokoknya berpindah ke pihak ketiga.

Perhatikan bahwa sebutan (الْمُجْرِمِينَ, al-mujrimiin) itu berdiri di ujung barisnya. Tidak ada satu patah pun sesudahnya.

Susunan itu menaruh sasarannya di tempat terakhir. Al-Qur'an tidak menyebut penempatan tersebut.

Perhatikan bahwa golongan kanan disebut cuma di 74:39. Sesudahnya perhatiannya berpindah ke yang berdosa.

Perpindahan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa yang selamat cepat ditinggalkan.

Perhatikan bahwa yang berdosa akan berbicara sendiri di 74:43. Jawaban mereka menyusul dua baris kemudian.

Susunan itu memberi mereka suara. Al-Qur'an tidak menandai pemberian itu.

Perhatikan bahwa empat baris jawaban itu jauh lebih panjang daripada dua baris pertanyaannya. Perbandingannya tidak seimbang.

Ketidakseimbangan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa jawabannya diberi ruang lebih besar.

Perhatikan bahwa mereka dinamai lewat perbuatannya. Golongan kanan dinamai lewat arah.

Perbedaan cara menamai itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua golongan dikenali lewat dua jalan.

Perhatikan bahwa sebutan orang berdosa itu dipakai dua puluh dua kali. Tidak ada surah yang memakainya lebih dari dua kali.

Penyebaran itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa pemakaiannya tipis di tiap surah.

Perhatikan bahwa 7:40 memakainya untuk balasan atas penolakan. Susunannya berbeda dari ayat ini.

Perbedaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa banyak surah memakainya dengan cara masing-masing.

Perhatikan bahwa 32:22 memakainya untuk orang yang berpaling dari peringatan. Susunannya serupa dengan pokok surah ini.

Kesamaan itu tidak dinyatakan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua ayat menyangkut sikap yang sama.

Perhatikan bahwa yang ditanyakan bukan keadaan mereka sendiri. Percakapan di taman itu menyangkut pihak lain.

Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa pokoknya berpindah keluar.

Perhatikan bahwa penghuni taman digambarkan bertanya, bukan menikmati. Perbuatan mereka menyangkut orang lain.

Susunan itu tidak lazim untuk gambaran taman. Al-Qur'an tidak menerangkan pilihan itu.

Perhatikan bahwa surah ini memberi mereka satu pertanyaan saja. Sesudahnya suara mereka tidak terdengar lagi.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa golongan kanan bertanya-tanya tentang nasib para pendosa. Ayat ini menyebut siapa yang menjadi pokok percakapan di taman. Kata terakhirnya muncul 22 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain 7:40, 15:12, 32:22, dan 43:74.

Dua puluh dua pemakaiannya tersebar di dua puluh surah, sehingga hampir tiap surah memakainya sekali. Al-Qur'an tidak menandai penyebaran itu.

Ayat ini juga cuma dua patah, sependek 74:39 dan 74:40, sehingga tiga baris berturut-turut sama panjangnya. Ayat ini juga melanjutkan 74:40 tanpa penghubung, sehingga dua baris membentuk satu kalimat.

Yang ditanyakan juga pihak lain dan bukan diri mereka sendiri, sehingga percakapannya menyangkut orang lain. Golongan kanan juga disebut cuma di 74:39, dan sesudahnya perhatiannya berpindah.

Mereka juga dinamai lewat perbuatannya, sedangkan golongan kanan dinamai lewat arah. Sebutan orang berdosa itu juga dipakai dua puluh dua kali, dan tidak ada surah yang memakainya lebih dari dua kali. Ayat 7:40 memakainya untuk balasan atas penolakan, sedangkan 32:22 memakainya untuk orang yang berpaling dari peringatan dengan susunan yang serupa dengan pokok surah ini. Penghuni taman juga digambarkan sedang bertanya dan bukan sedang menikmati, sehingga perbuatan mereka justru menyangkut nasib orang lain.

Renungan dan Hikmah

  • Kata terakhirnya dipakai Allah 22 kali di seluruh Al-Qur'an, antara lain 7:40, 15:12, 32:22, dan 43:74. Dua puluh dua pemakaiannya tersebar di dua puluh surah, sehingga hampir tiap surah memakainya sekali saja. Al-Qur'an tidak menandai penyebaran itu. Sebaran serata itu menandai sebutan yang dipakai di mana-mana, bukan khas satu surah. Ayat 7:40 memakainya untuk balasan, dan 32:22 untuk orang yang berpaling dari peringatan. Dua puluh dua pemakaiannya tersebar tipis-tipis di dua puluh surah. Dua puluh surah memakainya masing-masing sekali dua kali.
  • Ayat ini cuma dua patah, sependek 74:39 dan 74:40 yang mendahuluinya. Tiga baris berturut-turut yang disusun Allah sama panjangnya. Al-Qur'an tidak menandai keseragaman itu, dan iramanya tetap sepanjang tiga baris pembuka bagian ini. Ayat 32:22 menyangkut sikap yang sama dengan pokok surah ini. Dua ayat itu memakai sebutan yang sama untuk penolakan yang sama pula. Surah 32 dan surah 74 berjauhan letaknya di mushaf.
  • Yang ditanyakan Allah gambarkan pihak lain, bukan diri mereka sendiri. Percakapan di taman itu menyangkut orang lain, bukan menyangkut keadaan mereka. Pilihan itu tidak diterangkan Al-Qur'an, dan pokoknya berpindah ke pihak ketiga sejak baris ini. Penghuni taman digambarkan bertanya, bukan menikmati apa yang ada. Perbuatan mereka di sana justru menyangkut nasib orang lain. Nasib orang lain menjadi pokok percakapan mereka.
  • Golongan kanan disebut Allah cuma di 74:39, dan sesudahnya perhatiannya berpindah ke yang berdosa. Yang selamat cepat ditinggalkan setelah satu baris. Al-Qur'an tidak menyatakan perpindahan itu, dan sisa surahnya hampir seluruhnya tentang pihak yang lain. Susunan seperti itu tidak lazim untuk gambaran taman di surah mana pun. Yang biasanya dilukiskan justru apa yang mereka terima. Sungai, buah, dan bejana tidak disebut satu kali pun di sini.
  • Yang berdosa akan berbicara sendiri di 74:43, dan jawaban mereka menyusul dua baris kemudian. Empat baris jawaban itu jauh lebih panjang daripada dua baris pertanyaannya. Al-Qur'an tidak menyatakan ketidakseimbangan itu, dan Allah memberi mereka ruang lebih besar untuk bicara. Surah ini memberi mereka satu pertanyaan saja untuk diucapkan. Sesudah 74:42 suara mereka tidak terdengar lagi. Empat baris berikutnya seluruhnya diisi suara pihak yang lain.
  • Mereka dinamai Allah lewat perbuatannya, sedangkan golongan kanan dinamai lewat arah. Dua golongan dikenali lewat dua jalan yang berbeda sama sekali. Al-Qur'an tidak menyatakan perbedaan itu. Kalau satu golongan dikenali dari tempat berdirinya dan yang lain dari catatannya, ukuran mana yang sebenarnya menentukan? Empat baris jawaban jauh melampaui dua baris pertanyaannya. Ruang yang diberikan kepada pengakuan mereka lebih besar daripada kepada pertanyaannya. Pengakuan diberi ruang dua kali lipat pertanyaannya.