Ayat 75:3
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ
Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan tulang-belulangnya?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُa-yahsabu l-insaanu allan najma'a izhaamahuapakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan tulang-belulangnya
Aplikasi
Tantangan terhadap keraguan tentang kebangkitan: 'apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?', pertanyaan retoris yang menyoroti keraguan spesifik terhadap kemungkinan rekonstruksi tubuh setelah kematian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Ayat 75:4
بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ
Tentu, Kami kuasa menyusun jari-jemarinya dengan sempurna.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُbalaa qaadiriina alaa an nusawwiya banaanahutentu, Kami kuasa menyusun jari-jemarinya dengan sempurna
Aplikasi
Jawaban dengan detail presisi yang menakjubkan: 'tentu, (bahkan) Kami kuasa menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna', penekanan pada detail sekecil sidik jari (yang unik bagi setiap individu) sebagai bukti kemampuan penciptaan yang melampaui sekadar rekonstruksi kasar, presisi yang menegaskan kuasa yang jauh melebihi keraguan manusia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.