أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan tulang-belulangnya?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُa-yahsabu l-insaanu allan najma'a izhaamahuapakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan tulang-belulangnya
Catatan pilihan kata (ringkas)

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'Does man think that We will not assemble his bones?' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Aplikasi

Tantangan terhadap keraguan tentang kebangkitan: 'apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?', pertanyaan retoris yang menyoroti keraguan spesifik terhadap kemungkinan rekonstruksi tubuh setelah kematian.